Buser Banguntapan Bekuk Pelaku Curas

BANTUL, KRJOGJA.com – Tim Buser Polsek Banguntapan Bantul berhasil membongkar praktik perampasan yang terjadi di sejumlah wilayah Banguntapan dan  Bantul.  Satu tersangka berinisial  Rj warga Banguntapan Bantul sudah ditetapkan sebagai tersangka utama dari tangan Rj penyidik menyita barang bukti diantaranya sepeda motor.

Hingga kini kasus tersebut masih dikembangkan Buser untuk mengungkap tindak kejahatan lainnya. Sebagaimana diketahui tersangka selama Desember 2017 ini sudah beraksi empat kali di Wilayah Banguntapan dan Sewon. Kasus pertama 10 Desember 2017, Rj menggasak handphone di Jalan Pleret Potorono dengan korban Abdawan Ramadhan P, 14 Desember 2017 tersangka kembali merampas handphone milik Lingga Bintang warga Perum Cepoko Indah Sitimulyo Piyungan di Wiyoro Lor Baturetno Banguntapan,  kemudian pada 22 Desember 2017 di Jalan Wiyoro Kidul  tersangka kembali menyikat handphone milik Amir Syarifuddin. Bahkan sebelum disergap petugas di daerah Wiyoro Jumat lalu, tersangka juga beraksi di Stadion Sultan Agung Bantul.

Kapolsek Banguntapan Kompol Suhadi SH MH didampingi Panit 1 Reskrim Polsek Banguntapan Bantul , Aiptu Agus Rudationo SH , Jumat (30/12/2017) mengatakan , setelah mendapat laporan adanya tindakan perampasan handphone petugas melakukan penyelidikan dilapangan dengan memintai keterangan sejumlah korban dan saksi saksi dilapangan.

"Tersangka ini menjalankan aksinya dengan menyasar siswa di daerah Banguntapan, biasanya tersangka mengentikan calon korbannya setalah itu langsung meminta handphonenya," ujar Subadi.

Dari serangkaian peristiwa itu Tim Buser semua turun ke lapangan untuk menyanggong tersangka. Tentunya dengan bekal keterangan dari para korban, baik dari warna motor dan jenis motornya. Dengan bekal itu awal pekan lalu melihat motor identik dengan ciri – ciri yang disampaikan para korban. Tim dibawa komando Kanit Buser Aiptu Arif Budiyanto SIP membuntuti targetnya sampai di tempat tinggalnya.
Setelah itu baik foto tersangka dan motor milik ditunjukkan kepada korban. Dari keterangan korban dan  semua yakin jika pelakunya sama dengan yang ditunjukkan petugas. Setelah itu Tim Buser melakukan penyisiran mencari tersangka. Perburuan membuahkan hasil, petugas berhasil menyergap tersangka di daerah Wiyoro Banguntapan Bantul.
"Targetnya biasanya dipepet , setalah itu diminta handphonennya secara paksa," ujar Suhadi.

Kepada penyidik tersangka mengakui jika uang hasil menjual hasil rampasan itu digunakan untuk membeli makan dan rokok. Dijelaskan selain beraksi di Banguntapan Rj juga melakukan perampasan handphone di Stadion Sultan Agung Bantul. Dalam aksinya itu Rj pura membeli handphone kepada penjual lewat online. Namun setelah dekat Rj langsung merebut handphone dan pergi meninggalkan pelaku.  

Sementara Rj mengaku uang hasil kejahatannya itu digunakan untuk membeli makan dan rokok.(Roy)

 

BERITA REKOMENDASI