Cabuli Siswi, Tukang Pijat Dibekuk

BANTUL (KRjogja.com) – Polisi membekuk seorang tukang pijat sesaat setelah melakukan pencabulan terhadap Fn (16) warga Sedayu Bantul. Kini  Sr (53) warga  asal Sentolo Kulonprogo meringkuk disel tahanan Polsek Sedayu Bantul untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara penyidik Reskrim Polsek Sedayu mengintensifkan pemeriksaan terhadap Sr.

Kapolsek Sedayu Bantul, Kompol Moch Nawawi, Minggu (28/8/2016) mengatakan, kasus pencabulan bermula ketika Kamis pekan lalu orangtua korban mengundang tersangka Sr untuk memijit.  Malam itu juga Sr langsung datang ke rumah pengudang di Sedayu Bantul.  Karena sudah menjadi pekerjaannya, tersangka  dengan cekatan memijit pemilik rumah. Dalam tempo singkat pekerjaannya sudah selesai.  Moch Nawawi mengatakan, ketika sedang memijat orangtuanya, Sr sempat menawarkan diri memijat korban agar segera sembuh. Benar saja, begitu tugas pertamanya selesai, tugas Sr dilanjutkan memijat Fn.

"Kejadian didalam kamar, bapaknya berada diruang depan sambil nonton tv ," ujar Moch Nawawi.  Sebelum tindakan tidak senonoh terjadi, Sr memijat anak berstatus pelajar itu masih dalam taraf wajar. Tanpa disadari makin lama justru mengarah pada perbuatan tidak senonoh mengarah pada tindakan pencabulan. Jika awalnya yang dipijat bagian punggung, setelah beberapa saat berlangsung. Korban diminta telentang, termasuk menyibakkan kaosnya dengan alasan untuk mempermudah proses pengurutan.

Moch Nawawi mengungkapkan, begitu proses pemijatan selesai, korban langsung lari mendakati orangtuanya. Korban berteriak bahwa perbuatan tukang pijat sangat menjijikkan dan tidak sopan. Tidak hanya itu, Fn juga menceritakan semua peristiwa yang baru saja dialami itu kepada orangtuanya. "Keluarga melaporkan ke kami, langsung kami tangani, dan tersangka langsung kami tahan," ujarnya. (Roy)

 

BERITA REKOMENDASI