Cemburu Buta Sarbini Membunuh Pakai Campuran Apotas, Susu, Garam dan Air Kulkas

Editor: Ary B Prass

 

KLATEN, KRJOGJA.com– Sar (43) warga Panggang Welut Desa Taji, Kecamatan Juwiring, Klaten, tersangka pembunuh, Hany Dwi Susanti (28), mencampurkan apotas ke dalam air minum yang disimpan dalam botol di kulkas milik korban. Untuk mengelabuhi warga, tersangka Sarbini ikut melayat korban hingga di pemakaman.

Dalam konferensi pers yang dipimpin Kapolres Klaten, AKBP Eko Prasetyo, Rabu (3/11/2021), terungkap bahwa tersangka juga mencampurkan apotas ke dalam bubuk susu milik anak korban, serta pada garam dapur. Beruntung suami korban, Sigit Nugroho (35) dan ketiga anaknya tidak minum air putih maupun susu yang telah dicampuri apotas oleh tersangka.

Namun demikian, naas bagi korban Hany Dwi Susanti. Korban yang merasa haus setelah membeli sayur sambil momong anaknya, pada Senin (1/11/2021), minum air putih yang ada di kulkas. Korban sempat bilang pada suaminya jika air minum di kulkas rasanya pahit. Tidak lama kemudian korban pingsan dan akhirnya meninggal dunia.

Pengakuan dari tersangka, sebenarnya target yang akan dibunuh adalah suami Hany, yakni Sigit Nugroho. Tersangka ingin membunuh Sigit, lantaran dendam dan  cemburu, karena istri tersangka pernah diboncengkan Sigit. Setelah itu keduanya sering cek-cok, dan tersangka mengaku pernah diancam akan dibunuh oleh Sigit.

“Saya hanya ingin membunuh Sigit, karena istri saya pernah diboncengkan Sigit, menurut agama itu kan tidak boleh. Saya juga pernah diancam Sigit, akan dibunuh,” kata tersangka.

 

BERITA REKOMENDASI