Ciu Plastikan Disembunyikan di Bawah Tumpukan Jerami

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Petugas Polsek Banguntapan Bantul Polda DIY menggrebek rumah milik Pr (37) di Desa Baturetno Kecamatan Banguntapan Bantul. Dalam operasi dengan sasaran penyakit masyarakat (pekat) itu Polisi menyita sejumlah barang bukti minuman keras (miras) jenis ciu. Untuk mengelabuhi petugas minuman haram yang telah dikemas dalam bungkusan plastik itu disembunyikan di bawah tumpukan jerami.

Kapolsek Banguntapan, Kompol Suhadi SH MH mengatakan, sebelum melakukan penyisiran di daerah Baturetno, petugas mendapat aduan masyarakat jika peredaran miras jenis ciu terus terjadi meski memasuki bulan Ramadan. Polsek Banguntapan kemudian menerjunkan tim khusus untuk melacak asal miras tersebut.

Setelah memintai keterangan sejumlah saksi di sekitar Banguntapan dan Baturetno, anggota mulai curiga jika miras tersebut diedarkan oleh Pr. Setelah yakin Pr sebagai penjual ciu maka petugas langsung melakukan penggeledahan di rumah tersebut.

"Kami geledah seisi rumah tetapi tidak ada barang bukti ditemukan. Ternyata ciu disembunyikan di bawah tumpukan jerami dan bambu di luar rumah," ujar Suhadi di ruang kerjanya, Selasa (22/05/2018).

Polisi mengeledah seisi rumah dan ciu pastikan masih ditemukan di bawah dibawah helm. Kepada petugas, Pr mengaku mengatakan, ciu tersebut dibeli dari Sukoharjo dengan harga Rp 250 ribu untuk 25 liter. "Ciu tersebut oleh tersanka diedarkan kepada konsumen Rp 13 ribu per setengah liter," jelas Suhadi. (Roy)

BERITA REKOMENDASI