Dapat Bisikan Gaib, Ibu Kandung Digantung

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kepolisian Resort Temanggung menangkap SP (48) dan istrinya HM (32) warga Dusun Jeketro Rt 1 Rw 4 Desa Karangwuni Kecamatan Pringsurat dengan sangkaan membunuh ibu kandung, Naruh (75) dengan cara dianiaya lalu digantung di pohon rambutan belakang rumah.

Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali Senin (24/8/2020) mengatakan tim Inavis dan reskrim yang melakukan olah tempat kejadian menemukan sejumlah kejanggalan sebagai gantung diri. Hasil pemeriksaan dokter dan otopsi ternyata ada sejumlah luka di tubuh korban yang diderita sebelum gantung diri dan meninggal.

” Hasil penelusuran dan keterangan saksi, kecurigaan pelaku merujuk pada pasangan suami istri SP dan HM yang kali pertama menemukan korban. Dalam pemeriksaan keduanya mengaku menganiaya korban, dan untuk menghilangkan jejak dengan menggantung disaat korban sekarat,” kata dia.

Dikemukakan, SP dan HM masuk ke kamar korban pada Sabtu (22/8/2020) sekitar pukul 03.00 WIB. Di kamar, SP memukul korban menggunakan tongkat pada kepala sebelah kiri. SP lalu mengalungkan tali di leher korban dan bersama HM mengangkat ke belakang rumah untuk kemudian digantung pada pohon rambutan.

Setelah sekitar 5 menit dan korban tidak lagi bergerak-gerak, keduanya berteriak meminta pertolongan pada asiknya yang tinggal di sekitar rumahnya. Mereka pura-pura menemukan dan menangis atas kejadian itu. Adik korban yang datang lalu menurunkan dan melapor pada perangkat desa dan kepolisian.

BERITA REKOMENDASI