David Terancam Hukuman Mati

SEMARANG (KRjogja.com) – David Nugroho (30) tersangka yang gagal bunuh diri, meski sempat dirawat di rumah sakit harus menghadapi hukum. Jeratan hukum, bahkan ancaman sampai pidana mati tidak lepas dari ulahnya yang mencoba bunuh diri dengan menenggak obat serangga serta mengajak dua anak dan salah satunya menemui ajalnya.

"David sejak dijemput dari rumah sakit Bhayangkara Semarang Jumat  terus kami periksa dan sehari kemudian, Sabtu ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan," jelas Kasat Reskrim Polrestabes Semarang AKBP AKBP Wiyono Eko, Minggu (13/11/2016) malam.  

Kasus David berawal ia warga  Jalan Jomblang Perbalan RT07/02, Candi, Candisari, Semarang. yang mempunyai masalah keluarga istrinya, Dian, minggat, Selasa (8/11/2016) dinihari lalu mencoba bunuh diri dengan menenggak obat serangga cair. Mengajak dua orang anaknya, Aura Safya Nugroho  (7) dan  Ronald Junior Nugroho (3). Anak pertama Aura tewas sementara David dan anak ragil Junior selamat, meski harus menjalani rawat inap di rumah sakit. Bahkan, Junior yang dirawat di RS Islam Roemani belum diperbolehkan pulang.  

Walau, David Nugroho sempat dirawat di rumah sakit, namun ia tetap terancam hukuman berat. Bahkan, ancaman hukuman mati. Ancaman itu terkait dengan tuduhan sebagai tersangka pembunuhan berencana.

Kasat Reskrim  mengatakan dasar penetapan tersangka dan penahanan atas tersangka ini teregister LP/B/868/XI/2016/JTG/Restabes Smg tanggal 8 November 2016. Disebutkan tersangka diijerat pasal berlapis. Yakni, pasal 340 KUHP terkait pembunuhan berencana, ancamannya pidana mati, seumur hidup atau 20 tahun. Tersangka juga dijerat Pasal 5 juncto Pasal 44 Undang-Undang nomor 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), ancaman hukumannya maksimal 15 tahun atau denda maksimal Rp 45juta. Selain itu pasal 80 Undang – Undang nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, ancaman hukumannya pidana penjara maksimal 15 tahun penjara.  

“Jadi, tersangka telah merencanakan perbuatannya dengan  membeli racun serangga untuk mengakhiri hidupnya dan kedua anaknya," jelas Kasat Reskrim. Barang bukti yang disita 1 botol racun serangga cair, 1 kain sprei, 3 ponsel dan satu buku 'wasiat' dengan tulisan tangan dibuat David. (Cry)

BERITA REKOMENDASI