Denda Paling Tinggi, Nenek Penjual Miras Didenda 45 Juta

BANTUL,KRJOGJA.com – Tukinem, seorang nenek penjual miras, warga Dusun Botokenceng RT 05 Wirokerten Banguntapan Bantul diganjar hukuman denda Rp 45 juta subsider 1 bulan kurungan dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring) di PN Bantul, Rabu (7/6/2017). Selain itu terdakwa juga dibebani membayar perkara sebesar Rp 5 ribu. Hukuman tersebut merupakan denda paling tinggi dalam sejarah persidangan tipiring miras di PN Bantul.

Hal-hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat,  tak mendukung pemerintah dalam pemberantasan miras. Selain itu terdakwa sudah  berulang kali ditangkap dan diajukan ke persidangan.  

Dalam persidangan, hakim Laily Fitria Titin Anugerahwati SH MH menyatakan terdakwa telah terbukti bersalah melanggar Perda No 12 Tahun 2012 karena menjual miras tanpa izin. Atas putusan tersebut terdakwa akhirnya memilih untuk membayar denda.  

Dalam persidangan,  terdakwa yang berulang kali diajukan dalam sidang telah menyimpan miras terdiri dari 6 botol Anggur Merah,  7 botol Anggur Kolesom, 1 botol Vodka dan 3 botol Beer Prostat.  

Sebelum diajukan ke persidangan, barang bukti tersebut disita petugas kepolisian Polsek Banguntapan Bantul. Miras berbagai jenis tersebut sebelumnya telah diisimpan terdakwa untuk dijual.  

Tetapi atas informasi masyarakat, polisi melakukan penggrebekan di tempat terdakwa dan menemukan barang bukti. Selanjutnya terdakwa beserta barang bukti diajukan ke pengadilan. (Usa)

 

BERITA REKOMENDASI