Di Cilacap, 13 Pengedar dan Pengguna Narkoba Diringkus

Editor: Ary B Prass

CILACAP, KRJogja.com– Selama satu semester Polres Cilacap berhasil mengungkap puluhan kasus narkoba dengan jumlah tersangka 13 orang dan barang bukti Sabu seberat 117,34 gram, ganja 128,86 gram, obat psikotropika 463 butir dan obat berbahaya 6.174 butir.
“Itu operasi digelar Polres Cilacap dari Januari sampai Juni 2021,”ujar Kapolres Cilacap AKBP Leganek Mawardi didampingi Kasat Narkoba AKP Poniman, Senin (14/06/2021).
Para tersangka itu merupakan pengedar dan pemakai berusia anak-anak sampai dewasa, dengan berbagai modus. Terdiri HS (35) warga Desa Tritih Lor Kecamatan Jeruklegi, Cilacap, ZWK (28) warga Desa Kawunganten, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, WV alias Verlin (27) warga Desa  Karangpakis,  Nusawungu, Cilacap, BP alias Slentep (26) warga Desa Pagubugan Kulon,  Binangun, Cilacap, RHK alias Pangkreng (22) warga Desa Alangamba, Binangun, Cilacap, dan WS alias Gendut (18) warga Desa Alangamba, Binangun, Cilacap.
Selanjutnya, AK  alias Kebo (21) warga Kemranjen, Banyumas, SJ (36) warga Kelurahan Cilacap, Cilacap Selatan, Cilacap, AS (37) warga Kelurahan Donan, Cilacap Tengah,  Cilacap, sewa kamar kos di Kelurahan Pamijen, Sokaraja, Banyumas, TNA alias Tetep (37)  warga Desa Wanareja, Kecamatan Wanareja, Cilacap, AP alias Gopras (22) warga Desa Sindangsari, Majenang, Cilacap, SY alias Yoyon (42) warga Kelurahan Tegalreja, Cilacap Selatan, Cilacap, dan TW alias Widi (35) warga Desa Cikembulan, Pekuncen, Banyumas. “Mereka ditangkap atas laporan warga dan ditindak lanjuti dengan penyelidikan,” lanjut Kapolres.
Dijelaskan, untuk barang bukti obat psikotropika terdiri Alprazolam, Merlopam, Diazepam, Lorazepam, Risperidone, Tramadol Hcl, Trihexphenidyl, DMP, Riklona, Hexymer, dan pil kuning bertuliskan mf. Sedang barang bukti lainnya, sabu, ganja dan tembakau Sinte.
“Mereka akan dijerat pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun dan denda Rp 10 milyar, Pasal 114 ayat (2) sub pasal 112 ayat (2) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman pidana mati, pidana seumur hidup, atau pidana paling singkat 6 tahun paling lama 20 tahun dan denda Rp 10 Milyar ditambah 1/3nya. Kemudian Primer pasal 196 Jo pasal 98 ayat 2 dan ayat 3 sub pasal 198 Jo pasal 108 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun dan denda Rp 1 milyar,” tegasnya.(Otu)

BERITA REKOMENDASI