Di Yogyakarta, Kerawanan Narkoba Relatif Rata

YOGYA, KRJOGJA.com – Bangsa ini tengah dihadapkan pada situasi darurat narkoba sehingga diperlukan upaya penanganan serius untuk mengatasinya. Berdasarkan laporan akhir survey nasional perkembangan penyalahgunaan narkoba, tahun 2014 peringkat ke-5 dengan prosentase 2,37 persen atau dengan 62.028 penyalahguna. 

"Langkah pemberantasan tidak akan menghasilkan dampak yang signifikan jika tidak diimbangi dengan pengurangan permintaan narkoba melalui langkah pencegahan. Tahun 2019 ini langkah yang ditempuh yakni advokasi dengan memberikan pemahaman dan memberdayakan semua pemangku kebijakan. Tingkat kerawanan narkoba relatif rata. Dalam kurun waktu sepanjang tahun 2019 upaya pemberantasan juga telah melakukan 3 kali penangkapan," jelas Kepala BNN KOta Yogyakarta, AKBP Khamdani saat menyampaikan laporan akhir tahun di kantornya, Senin (23/12/2019).

BNN KOta Yogyakarta juga melakukan pemberdayaan peran serta masyarakat memobilisasi seluruh sumber daya yang ada dalam stakeholder dan masyarakat untuk ditingkatkan kapasitas individu agar tercipta lingkungan yang bersih dan bebas narkoba yang kondusif untuk beraktifitas. 

"Dalam kegiatan pemberdayaan peran masyarakat ini menghasilkan 80 pegiat anti narkoba. Program pemberdayaan masyarakat ini memiliki 4 target sasaran yakni lingkungan instansi pemerintah, lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat dan instansi swasta. BNN Kota Yogya juga berikan pelatihan ke masyarakat supaya bisa produktif dan bekerja contohnya pelatihan barista," jelas AKBP Khamdani.(Rdi)

BERITA REKOMENDASI