Didalangi Pasien, 7 Tersangka Pembunuhan Dikecrek

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kepolisian Resort Temanggung berhasil mengungkap pembunuhan pada Sugeng Raharjo warga Klidang Lor Rt 5 Rw 2 Kelurahan Klidang Lor Kecamatan Batang Kabupaten Batang, yang mayatnya ditemukan di  kebun karet milik PT Perkebunan Nusantara IX Bojongrejo masuk Dusun Sapen Desa Selosabrang Kecamatan Bejen Temanggung, Sabtu (9/9).

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo Rabu (13/9) mengatakan menangkap 7 tersangka pembunuhan. Enam laki-laki yakni Wis, Kun, Ris, Faj, Sun dan Did yang semuanya warga Kecamatan Boja Kendal, sedangkan seorang perempuan berinisial Dew warga Kelurahan Kledang Batang.  Mereka ditangkap di rumahnya masing-masing dalam sebuah operasi Rabu pagi sekitar pukul 03.00 WIB.

" Otak pembunuhan Wis dan Dew. Dew bahkan membiayai operasi pembunuhan itu dengan menjual barang-barang miliknya. Uang  sebanyak Rp 4,5 juta untuk membayar para pelaku, ada yang mendapat upah Rp 600 ribu, Rp 500 ribu dan Rp 150 ribu, sesuai perannya," kata pria yang pernah menjabat Wakapolres Kendal itu,didampingi Kasat Reskrim AKP Dwi Haryadi. 

Dia mengungkapkan dari hasil keterangan tersangka, motiv sementara pembunuhan adalah hutang piutang dan cemburu. Tersangka Dew mengeluh sakit perut lalu berobat pada korban Sugeng yang berprofesi sebagai paranormal, namun hingga Dew mengeluarkan dana Rp 150 juta untuk biaya pengobatan dan sebagian dipinjam korban, sakitnya tidak juga sembuh. 

"Dew yang punya hubungan khusus dengan tersanka Wis lantas merencanakan pembunuhan. Wis cemburu dengan Sugeng. Wis mengajak saudara dan tetangganya untuk pembunuhan tersebut, " kata mantan Kabao Ops Polres Pati itu.

Meminjam mobil Xenia putih yang nomor polisinya diganti di sebuah persewaan, kata dia, mereka bertujuh menjemput Sugeng di RS Qolbu Insan Mulia (QIM). Sebelumnya Dew telah janjian dengan Sugeng untuk bertemu di depan RS yang berada di Desa Sambong, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang itu.  

Pria yang pernah menjabat Kapolsek Godean itu mengatakan dari Batang, mereka menuju rumah makan Duren Jati di Jalan Kali Wungi KM 9 lalu ke Singorojo namun karena jalanan macet akibat ada perbaikan jalan mereka berbalik arah. Saat balik arah itu mobil sempat masuk got. Warga yang menolong sempat curiga karena ada tetesan darah, dan mereka lantas tancap gas. Perjalanan dilanjutkan ke Sumowono Semarang, Kaloran hingga ke hutan karet  di Bejen. (Osy)

BERITA REKOMENDASI