Digerebek, Jutaan Pil Ecstasy Disita

SOLO, KRJOGJA.com – Kawasan Solo Raya ternyata tidak lagi dijadikan sebagai daerah pasar narkoba, namun juga sebagai pusat produksi narkoba. Ini diketahui dengan digrebeknya pabrik narkoba yang telah memproduksi jutaaan tablet ecstasy di Jalan Setia Budi, Cinderejo, Banjarsari, Solo, Minggu (3/12/2017).

Polisi juga meringkus ratu produsen narkoba jenis ecstasy Mita Samarinda (20). Warga Jalan Kepodang Himawan suite Perumahan Fajar Indah Solo ini ditangkap tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polresta Surakarta.

Selain Mita polisi meringkus lima pelaku anggota komplotan pembuat pil ecstasy. Polisi juga mengamankan barang bukti (BB) diantaranya alat mesin produksi mesin sebanyak empat  buah, satu karung kemasan tablet, dua  box kontainer berisi bahan jadi tablet, tiga  box kontainer bahan bentuk tepung, sembilan gerigen cairan alkohol. Selain itu juga disita barang bukti tiga jenis tepung dalam satu buah tong plastik kecil, satu jenis tepung tong kecil dan alat pengering tablet dalam satu ruangan.

Pihak Kepolisian dan BNN kepada wartawan, Minggu (3/12/2017) mengatakan pengungkapan adanya pabrik ecstasy di wilayah hukum Polresta Surakarta merupakan hasil pengembangan penangkapan tersangka  Mildan di Semarang yang merupakan pacar dari Mita. Mildan diduga berperan sebagai pemilik pabrik ecstasy sedang pacarnya Mita bertindak sebagai pengelola.

"Dari pengembangan kasus Mildan, anggota BNN gabungan dengan Polresta Surakarta akhirnya menggerebek pabrik ecstasy di Cinderejo, Banjarsari, Solo. Polisi juga meringkus ratu produsen ectasy Mita dan empat anggota komplotannya," ujar Kombes Pol Agus Setianto dari BNN pusat.
 
Lima pelaku yang  tertangkap bekerja di  bagian produksi pembuatan narkoba ecstasy diantaranya berstatus mahasiswa sebuah PTS di Solo bernama  Jajah Isworo (22), warga Ngadipiro desa Jaten kec Selogiri Wonogiri, Susilo (44) karyawan swasta warga perum puteraco kelurahan Pasir Nanjung kec Cimangung Sumedang Jawa Barat.

Selain itu juga ditangkap Heri Dwimanto (32) warga Babadan Wetan  Kelurahan Babadan kecamatan Paron Ngawi. Maryanto (28) karyawan swasta penduduk jalan Karanganyar Kelurahan Sudagaran kecamatan Banyumas kabupaten Banyumas. Selain itu polisi juga meringkus, Sumardi (44)  penduduk Bulak Rejo RT 02/19 kelurahan Semen kecamatan Paron Ngawi Jatim.(Hwa)

BERITA REKOMENDASI