Dijadikan Selongsong Petasan, Polisi Sita 4 Kg Kertas LKS Berbahasa Arab

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak empat kilogram kertas bekas lembar kerja siswa (LKS) SD dan SMP disita Polres Sukoharjo. Penyitaan dilakukan karena kertas terdapat huruf Arab yang akan dipakai untuk membuang selongsong petasan. Pensuplai kertas FSH (61) warga Gumpang, Kartasura telah dimintai keterangan oleh penyidik.

Kasat Reskrim Polres Sukoharjo AKP Rifeld Constantien Baba, Minggu (4/6) mengatakan, Polres Sukoharjo melalui anggota intelkam dan resmob telah mendapatkan informasi adanya temuan kertas bekas LKS yang terdapat huruf Arab untuk dipakai bahan membuang selongsong petasan. 

"Kertas tersebut disuplai oleh FSH dikirim ke pabrik kembang api di Madiun, Jawa Timur. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan." 

Hasilnya, kata Kapolres ditemukan barang bukti berupa kertas bekas LKS benar terdapat huruf Arab yang rencananya akan dipakai membuat selongsong petasan.
Penyidik Polres Sukoharjo kemudian melakukan pemeriksaaan dengan meminta keterangan FSH selaku penyuplai kertas LKS. Hasilnya diketahui tidak ada unsur kesengajaan atau niat khusus dari FSH untuk menjadikan kertas bekas LKS yang terdaftar huruf Arab untuk dijadikan selosongsong petasan. 

"Penyelidikan sudah dilakukan sejak 30 Mei dan penyidik telah meminta keterangan FSH FSH  hanya sebagai pengepul kertas bekas dengan mengambil dari tempat pembuangan sampah dan memulung di wilayah Gumpang, Kartasura."

Kasubag Humas Polres Sukoharjo AKP Joko Sugiyanto mengatakan, FSH sudah beberapa kali mengirim kertas bekas ke S. Selanjut S mengirimkannya ke pabrik kembang api di Madiun, Jawa Timur sejak Maret lalu. (Mam)
 

BERITA REKOMENDASI