Dirawat Intensif, Pasutri Lansia Terluka Dipukuli Perampok

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Sutarjo (64) dan Eti Budiarti (59) pasangan suami istri (pasutri) lansia warga Dusun Krajan Desa Bajangrejo Kecamatan Banyuurip Kabupaten Purworejo, terluka dipukuli perampok. Korban mendapat perawatan intensif dokter RS Dr Tjitrowardoyo Purworejo karena luka di sekujur tubuhnya.

Dugaan aksi pencurian dengan kekerasan itu terjadi pada Minggu (18/3/2018) sekitar 02.00. "Saya bangun setelah mendapat pukulan benda tumpul di kepala, lalu berusaha melindungi diri," ujar Eti Budiarti, kepada KRJOGJA.com, Senin (19/3/2018).

Menurutnya, pelaku diduga adalah dua pria menggunakan topeng. Keduanya diduga masuk rumah dengan menjebol ventilasi kamar mandi bagian belakang rumah. Setelah berhasil masuk, pelaku mengacak-acak ruang tengah dan masuk ke salah satu kamar.

Pelaku mengambil tas dan membawanya keluar rumah untuk mencari barang berharga. Tidak menemukan curian, pelaku kembali masuk rumah dan memasuki kamar tempat dua korban tertidur. "Pelaku satu memukul, seorang lagi berdiri di pintu melihat aksi temannya," katanya.

Sutarjo terbangun mendengar teriakan istrinya, lantas memeluk dan melindungi Eti. Pelaku memukuli Sutarjo dengan kayu secara membabibuta dan menyebabkan pria itu terluka di kepala dan telinga. "Istri saya terus teriak, lalu pelaku melarikan diri lewat pintu depan. Pelaku hanya membawa satu ponsel android," ungkap Sutarjo.

Menurutnya, sejumlah warga datang ke lokasi kejadian bahkan ada yang sempat mengejar pelaku. Berdasar informasi warga, pelaku melarikan diri ke arah utara menyusuri persawahan. Warga gagal mengejarnya.

Mengetahui dua korban luka cukup serius, warga membawanya ke RS Dr Tjitrowardoyo Purworejo. Mereka juga membuat laporan ke Polsek Banyuurip.

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi mewakili Kapolres AKBP Teguh Tri Prasetya SIK mengemukakan, polisi menerima laporan dan langsung menggelar penyelidikan. Polisi melakukan olah tempat kejadian dan menghimpun keterangan sejumlah saksi.

"Pelaku juga terus kami kejar, akan kami tangkap untuk mengetahui motifnya. Disamping itu, kami mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan keamanan lingkungan," tegasnya.(Jas)

BERITA REKOMENDASI