Ditodong Air Soft Gun, Puluhan Juta Amblas

PURBALINGGA, KRJOGJA.com – Vita (32) tak berkutik dibawah todongan senjata jenis air soft gun. Warga Desa Karangsentul Purbalingga itu hanya pasrah saat pelaku TPA dan AM menjarah uang tunai, perhiasan dan dua unit telepon genggam.

"Aksi curas (Pencurian dengan kekerasan) itu terjadi 2,5 tahun lalu. Tepatnya pada Rabu 5 Juli 2017. Pelaku AM ditangkap di Karangmoncol pada Kamis sore (17/10/2019)," tutur Kabag Ops Polres Purbalingga, Kompol Sigit Ari Wibowo, saat press conference, di Mapolres Purbalingga, Senin (5/11/2019) sore.

Diungkapkan Sigit, pada Rabu tengah malam itu, pelaku TPA (33) warga Bukateja Purbalingga memutus aliran listrik rumah korban melalui saklar di meteran. Dalam kondisi gelap, TPA dan rekannya AM (28), warga Karangsentul Purbalingga mengendap-endap masuk setelah mencongkel pintu depan.

Korban yang masih terjaga di kamar mendengar suara mencurigakan. Baru saja membuka pintu kamar, AM menodongkan pistol jenis air soft gun. Korban yang tak berdaya kemudian diikat dan dipaksa menunjukkan tempat penyimpanan barang berharga.

"Korban diancam akan dibunuh kalau tidak menuruti perintah pelaku," ujar Sigit.

Alhasil, korban yang ketakutan pasrah saja ketika kedua pelaku menjarah uang tunai Rp 28 Juta, perhiasan senilai Rp 2,5 Juta dan dua unit telepon seluler seharga Rp 1,1 Juta dan Rp 1 Juta. Total kerugian mencapai Rp 32 Juta.

"Sebelum kabur, pelaku menyekap korban di kamar mandi," ujarnya.

Dari penyelidikan, polisi mendapat informasi keberadaan AM di Karangmoncol.  Pada Jumat malam (16/10/2019) tersangka AM berhasil dibekuk. Sementara TPA saat ini tengah menjalani hukuman untuk kasus serupa di Magetan, Jatim.

"Tersangka AM kami jerat dengan Pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) kesatu dan kedua, dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun," ujarnya.  (Rus)

BERITA REKOMENDASI