Dua Buruh Tewas Tertimpa Tembok Rumah

Editor: Ivan Aditya

SOLO, KRJOGJA.com – Dua orang buruh bangunan tewas dan seorang pengendara sepeda motor yang melintas mengalami luka-luka menyusul tembok rumah milik Ny Sinta Dewi yang terletak di Jalan Ir Juanda, Warung Pelem, Jebres, Solo roboh, Selasa (06/06/2017). Dua orang korban tewas bernama Parman (40) warga Karanganyar dan Suparmo (45) warga Wonogiri, sedang pengendara sepeda motor bernama Widodo (30) warga Sawahan, Ngemplak, Boyolali menderita luka-luka.

Awalnya tiga orang pekerja bangunan Darmadi, Parman  dan Suparmo diminta oleh pemilik rumah untuk mengambil kayu kusen yang melekat pada dinding bangunan. Ketiga buruh bangunan ini mulai bekerja dengan menggempur dinding tembok menggunakan palu besi serta betel.

Parman dan Suparmo mengerjakan bagian bawah, sedangkan Darmadi menggempur bangunan bagian atas. Saat bekerja tiba-tiba dinding tembok mulai nampak miring, tak lama berselang dinding roboh dan menimpa dua buruh bangunan yang ada di bawah.

Darmadi yang bekerja di atas sempat menyelamatkan diri dengan meloncat ke jalan. Seorang pengendara motor yang melintas juga menjadi korban. Motor yang dikendarainya rusak serta tangan dan kaki mengalami lecet terkena reruntuhan dinding tembok bangunan yang runtuh.

“Pas tembok mau roboh, saya nekat meloncat ke arah jalan. Saya mengalami luka lecet, sementara dua teman saya meninggal di lokasi kejadian ,” ujar Darmadi.

Peristiwa robohnya tembok membuat warga di sekitar lokasi berdatangan untuk menolong korban. Polisi juga berupaya melakukan penyelidikan mencari penyebab terjadinya peristiwa naas yang menyebabkan dua orang tewas itu.

Kapolsekta Jebres, Kompol Juliana langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dikatakannya dua orang korban tewas tersebut diduga karena tidak bisa mengantisipasi saat tembok tiba-tiba roboh, sedang kondisi tembok bangunan sudah tua menyebabkan runtuh.

“Kedua korban tewas dilarikan ke laboratorium forensic (Labfor) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Moewardi Solo untuk dilakukan autopsi,” katanya. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI