Dua Pemuda Pencuri Spesialis Burung Dibekuk

Editor: Ivan Aditya

BOYOLALI, KRJOGJA.com – Dua pencuri spesialis burung yang berhasil dibekuk jajaran Satreskrim Polres Boyolali. Hasil penyelidikan, kedua pelaku yakni LW (28), warga Desa Kemasan, Kecamatan Sawit, dan dan DW (25), warga Desa Jogosetran, Klaten, telah berulang kali melakukan pencurian burung yang sangkarnya digantung di teras rumah.

Aksi para pelaku terkuat setelah keduanya melakukan pencurian di rumah Joko Setiawan (31), warga Dukuh/Desa Ngargorejo, Kecamatan Ngemplak, beberapa waktu lalu. Dua ekor burung jenis Lovebird dan Jalak senilai Rp 2,7 juta yang sangkarnya digantung di teras rumah lenyap digondol maling pada tengah malam.

Mengetahui burungnya hilang, ia pun kelabakan melakukan pencarian sendiri. Namun jejak yang tertinggal hanyalah sangkar burung yang tergeletak di belakang rumahnya. Ia pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Kasatreskrim Polres Boyolali, AKP Miftakhul Huda menjelaskan, hasil penyelidikan yang dilakukan petugas mengarah pelaku pencurian tersebut adalah para tersangka. Usai melakukan pengintaian selama beberapa waktu, petugas pun melakukan penangkapan pelaku di rumah masing-masing. "Uang hasik penjualan burung curian digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari'hari," terangnya di Mapolres Boyolali, Jumat (15/09/2017).

Sementara itu salah satu pelaku, LW, mengaku ia dan rekannya sudah beberapa kali melakukan pencurian burung. Biasanya, mereka mengincar burung yang sangkarnya berada di teras rumah.

Setelah target ditetapkan, mereka akan menunggu hingga malam hari saat kondisi sepi, sehingga mereka bisa mengambil burung dengan leluasa. "Sudah kapok saya, ini yang terakhir saya mencuri," tandasnya. (Gal)

BERITA REKOMENDASI