Dua Pria Jadi Korban Teror Menggunakan Air Soft Gun

YOGYA, KRJOGJA.com – Nasib naas menimpa dua pria bernama Thomas Wisnu dan Triwanto yang menjadi korban teror penembakan menggunakan air soft gun oleh BS (20) warga Jetis, Yogyakarta. Akibatnya, korban mengalami luka di bagian dagu dan leher.

"Masing-masing korban mengalami luka dibagian dagu dan leher," kata Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Sutikno kepada wartawan di Mapolresta Yogyakarta, Kamis (24/10/2019).

Menurutnya, pengungkapan kasus bermula adanya laporan dari korban penembakan teror tersebut. Pihaknya langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku.

"Pelaku dapat kami amankan beserta barang buktinya di angkringan kali code pada beberapa hari lalu," ucap Sutikno.

Peristiwa itu bermula pada Rabu (19/10/2019) saat korban Thomas Wisnu melintas di Jalan Cendana Yogya pukul 00.30 WIB. Korban dan pelaku yang dibonceng temannya berpapasan, sehingga terjadi kontak mata antara keduanya (korban dan pelaku). Merasa tersinggung, BS langsung menembak korban. 

Pelaku bersama temannya langsung melarikan diri setelah tahu korban mengalami luka. Lebih lanjut, pelaku pergi ke arah timur, dan bertemu dengan korban kedua Triwanto di Jalan Kusumanegara. 

"Motifnya sama, karena tersinggung dari kontak mata. Pelaku memepet dan menembakan Air Gun lagi ke arah korban. Akibatnya korban mengalami luka di bagian leher," ujarnya.

"Satu malam, pelaku berhasil melakukan dua kali teror penembakan dengan Air Gun," imbuhnya.

Saat dimintai keterangan oleh petugas, pelaku berdalih bahwa senjata tersebut digunakan untuk melindungi diri saat keluar malam hari. 

"Ngakunya untuk berjaga-jaga, tapi kita tidak begitu percaya saja dengan ucapan pelaku," pungkasnya.

Atas perbuatanya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. (Ive)

BERITA REKOMENDASI