Dua Sindikat Pencurian Burung di Cilacap Diciduk Polisi

CILACAP, KRJOGJA.com – Dua komplotan spesialis buruh dan sepeda motor berhasil diungkap Polres Cilacap dengan barang bukti delapan ekor burung dan 10 unit sepeda motor. Satu komplotan diketahui merupakan penjahat lintas kabupaten dan provinsi. 
"Otak dari sindikat lintas provinsi dan kabupaten itu DJ umur 47 tahun warga Dusun Desa RT 09 RT 03 Desa Margaharja Kecamatan Sukadana Kabupaten, Jawa Barat," ujar Kapolres Cilacap AKBP Djoko Julianto didampingi Kasat Reskrim AKP Ongko Grandiarso Sukahar, Selasa (9/7/2019).  

Sedang anggotanya terdiri PO (50) warga Dusun Desa RT 09 RW 02 Desa Margaharja Kecamatan Sukadana, Ciamis, YY (45) warga Dusun Desa RT 01 RW 01, Margaharja, Sukadana, Ciamis, dan CP (27) warga Dusun Desa RT 06 RW 02, Margaharja, Sukadana, Ciamis. 

Menurutnya, modus sindikat tersebut memanjat pagar dan masuk kedalam rumah dengan cara mendongkel pintu maupun jendela kemudian masuk rumah dan mengambil barang berharga baik sepeda motor maupun burung piaraan. "Sindikat itu terungkap berawal dari tertangkapnya DJ yang diketahui mencuri enam ekor burung milik salah satu anggota Polsek Cipari, Cilacap. Dari hasil pengembangan kasusnya DJ dan komplotannya diketahui mencuri sejumlah sepeda motor di wilayah Cilacap dan Banyumas," lanjutnya.

Dari hasil pengembangan kasus sindikat itu, anggota Polres Cilacap berhasil mengamankan 10 unit sepeda motor jenis matik. "Sembilan unit dari TKP di Cilacap an satu unit di Banyumas," katanya. Sekaligus menangkap pula empat penadah barang curian itu terdiri YO (37) warga Dusun Sukajaya RT 01 RW 04 Desa Bolang Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap, WR (39) warga Dusun Sukajaya RT 01 RW 04 Desa Bolang,  Dayeuhluhur, Cilacap, KR (41) warga Dusun Sukajaya RT 01 RW 04 Desa Bolang, Dayeuhluhur, Cilacap dan CR (28) warga Dusun Pamijen RT 01 RW 03 Desa Bolang, Dayeuhluhur, Cilacap.

Sedang sindikat pencurian burung lainnya yang terungkap, beranggotakan SR (41) warga Jalan Kalicawang RT 05 RW 16 Kelurahan Donan Kecamatan Cilacap Tengah, Cilacap, RS (31) warga Desa Tritih Lor RT 01 RW 10 Kecamatan Jeruklegi, Cilacap. "Modus operandi sindikat ini mengambil burung murai milik korban dengan cara memanjat tembok rumah," tambahnya. 

Adapun barang buktinya 3 ekor burung murai batu,2 ekor burung Goci, seekor burung kenari, seekor burung cililin, dan seekor burung 'love bird'. "Sejumlah burung itu dari tujuh 7 TKP," ujarnya.(Otu) 

BERITA REKOMENDASI