Dukun Pengganda Uang Diringkus Polisi

SEMARANG, KRJOGJA.com – El (51) warga Desa Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang diringkus dan kini ditahan di Polsek Getasan. Dia diduga menipu warga dengan modus mengaku dukun yang menarik uang dengan cara gaib.

Keterangan yang dihimpun KRJogja.com menyebutkan, tersangka melalui tipu muslihatnya mengajak korban, Widi Cahyo Hadi (26) warga Dusun Sukamaju, Kecamatan Abung Semuli, Lampung Utara, Provinsi Lampung. Korban diajak oleh tersangka untuk ritual menarik uang dengan cara gaib. Selanjutnya, tersangka meminta uang kepada korbannya dengan alasan untuk membeli ‘uba rampe’ ritual sebesar Rp 14,5 juta.

Tersangka di rumahnya mengaku bisa menarik uang gaib dengan media Betoro Karang (Jenglot) yang diberi darah manusia dengan membeli darah di PMI  Rp10 juta, membeli kembang tebu Rp 4,5 juta.

Setelah uang tersebut diserahkan oleh korban selanjutnya pelaku meyakinkan korban akan mendapat uang kisaran Rp 1 miliar  dalm waktu dua minggu. Setelah jangka waktu yang ditentukan,tersangka tidak dapat menunjukkan uang gaib yang dijanjikan. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian dan melaporkan  ke Polsek Getasan. 

Kapolsek Getasan, AKP Masrurun kepada KRJogja.com, Selasa Rabu (07/03/2018) membenarkan pengungkapan kasus penipuan berkedok dukun pengganda uang ini.

Dari hasil pemeriksaan tersangka juga mengakui melakukan penipuan di beberapa tempat antara lain di wilayah Boyolali, Yogyakarta, Cilacap, Demak dan wilayah Kota Semarang. (Sus)

BERITA REKOMENDASI