Edarkan Upal, Tukang Pijat Diringkus Polisi

PATI KRJOGJA.com – SB (59) warga desa Maitan  Kecamatan Tambakromo, Pati dan KJ (55) penduduk desa Padakan Kecamatan Japah, Blora ditangkap polisi karena mengedarkan uang palsu. Polisi berhasil mengamankan barang bukti uang palsu sebanyak 50 lembar, terdiri pecahan Rp. 100.000 dan 1 lembar pecahan Rp. 50.000. 

Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan SIK yang ditemui wartawan, membenarkan kasus tersebut. "Ini masih ditangani tim Polsek Sukolilo" ujarnya, Jumat (13/10).

Kapolsek Sukolilo Iptu Supriyono mengungkapkan penangkapan terhadap kelompok pengedar uang palsu. Berawal dari laporan  Bambang Kusnan (55). Penduduk Sukolilo ini datang ke rumah KJ untuk pijat. Lalu KJ memberi uang kembalian ongkos pijat  Rp. 50 ribu.

‎"Petugas berhasil meringkus KJ saat berada di pos ojek Gebang Sukolilo. Serta menggeledah rumah KJ dan ditemukan barang bukti uang palsu sebanyak 50 lembar pecahan Rp. 100.000 dan 1 lembar pecahan Rp. 50.000. " kata Kapolsek Sukolilo.

Dari pengakuan KJ upal didapat dari SB warga Maitan kecamatan Tambakromo. Kemudian dilakukan penangkapan terhadap SB. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI