Ganja Seberat 7,5 Kilogram Gagal Diedarkan

Editor: Ary B Prass

SLEMAN, KRJOGJA.com – Ganja seberat 7,573 Kilogram berhasil digagalkan peredarannya oleh petugas Ditresnarkoba Polda DIY. Rencananya, ganja senilai puluhan juta rupiah itu akan diedarkan di Yogya dan Bali saat pesta jelang pergantian akhir tahun 2021.

Selain ganja, polisi juga menangkap lima tersangka, seorang di antaranya masih di bawah umur berinisial DD. Sedangkan empat pelaku lainnya yakni RD (24), BM (19) keduanya asal Sumatera dan MA (51) serta AS (38) asal Bandung. Dirresnarkoba Polda DIY Kombes Adhi Joyokusumo SIK menyebut, pengungkapan kasus kali ini, termasuk besar untuk wilayah DIY. Dengan diungkapnya kasus itu, bisa menyelamatkan belasan ribu orang dari bahaya narkoba. “Dengan asumsi setengah gram ganja bisa dikonsumsi oleh satu orang, dengan digagalkannya narkoba 7,5 Kg lebih ini berarti bisa menyelamatkan 14 ribu orang dari bahaya narkoba,” ungkap Kombes Adhi Joyokusumo SIK, Rabu (5/1/2022).

Terungkapnya kasus itu, menurut Kombes Adi, juga membuktikan jika permintaan pasar narkoba di DIY, tinggi. Namun ia menyakini, masih ada jaringan lainnya yang bermain di Yogya, sehingga penyelidikan terus dilakukan. Pihaknya juga tengah memburu Mr X yang merupakan pemasok barang haram tersebut kepada para tersangka. Wadiresnarkoba AKBP Bakti Andriyono mengatakan, kelima tersangka merupakan jaringan Medan, Bandung dan Yogya. Target pemasarannya, yakni pelajar, mahasiswa dan komunitas tertentu seperti pecinta alam dan komunitas pecinta motor antik.

Bakti juga membenarkan jika ganja tersebut, rencananya akan diedarkan dan digunakan untuk pesta saat pergantian tahun baru 2022. “Modus jaringan ini, yakni dengan menawarkan saat mereka kumpul-kumpul di komunitas tertentu. Motifnya ekonomi, yakni mendapatkan keuntungan dan memang ini sangat menggiurkan karena bisa mendapatkan hasil penjualan hingga 400 kali lipat dari pembelian,” tandas Bakti didampingi Kasubdit 2 Ditresnarkoba AKBP Erma Wijayanti. (Ayu)

BERITA REKOMENDASI