Gara-gara Batuk, Penjual Siomai Dipukul

BANTUL, KRJOGJA.com -Gara -gara batuk, seorang penjual siomai, Sugiono (31) asal Banyumas menerima bogem  mentah yang  dilakukan Sk alias Jembo (58) warga Banguntapan Bantul. Kini, tersangka Sk meringkuk dibalik jeruji besi sel tahanan Polsek Banguntapan. Kasus pemukulan tersebut terjadi akhir Januari 2017 di Dusun Karangjambe Banguntapan Bantul.

Kapolsek  Banguntapan, Kompol Suhadi SH MH didampingi Panit 1 Aiptu Agus Rudationo SH , Senin (05/02/2018) menjelaskan  tersangka Sk kerap melakukan pemukulan terhadap orang lain hanya karena batuk di sekitar rumahnya. 
"Setiap ada orang batuk disekitar rumahnya  sering dipukul oleh tersangka, paling tidak dihardik sambil bertanya siapa yang batuk. Karena Sk merasa tersinggung," ujar Suhadi.

Kasus yang menimpa Sugiono itu bermula ketika korban menjajakan siomai melintasi jalan belakang rumah tersangka Sk.  Karena ada pembeli,  korban yang semula mengayuh sepedanya dari barat berhenti melayani langganannya.  Selesai melayani konsumennya malam itu korban lantas menghitung uang hasil penjualanya. 

Di saat menghitung pendapata, korban yang memang baru diserang flu langsung batuk. Namun suara batuk tersebut  rupanya didengar tersangka Sk. Tersangka Sk keluar rumah dan langsung melayangkan bogem ke muka penjual siomai itu. Pukulan telak itu membuat korban terhuyung dan ambruk dengan darah bercucuran dari hidung. "Korban juga tertindih sepeda dan gerobok dagangan yang dijual korban , " ujar Suhadi.  (Roy)

BERITA REKOMENDASI