Gara-gara Kirim Pesan Makian ke Grup Kelas, Dihajar Sampai Babak-belur

Editor: Ary B Prass

KARANGANYAR, KRJOGJA.com– Seorang warga Kecamatan Mojogedang, S (31) diringkus aparat Satreskrim Polres Karanganyar dalam kasus penganiayaan terhadap anak. Ia menghajar korban berinisial AV (13) yang merupakan teman anaknya.
Peristiwa pada Senin (6/9/2021) tersebut dipicu salah kirim pesan instan ke grup whatsapp kelas. Grup itu dibuat untuk menampung tugas-tugas daring. Saat itu, sebuah pesan Whatsapp masuk ke ponsel milik anak S, dari temannya.
Isinya menanyakan apakah dirinya mengikuti pengajian pada malam itu. Oleh anak S dijawab, namun dengan menggunakan kata kasar dan makian. Kemudian ponsel itu dititipkan ke korban.
Muncul niatan korban meneruskan kata-kata kasar dan makian itu ke teman lain melalui aplikasi Whatsapp. Namun ia salah mengirimkannya ke grup kelas di SD tempat mereka belajar.
Kemudian guru dan wali kelas yang membacanya, langsung menegur ke pengirim tanpa tahu sebenarnya AV yang melakukannya.
Ketika itu S diberitahu tetangganya tentang problem di grup kelas anaknya. Tanpa tahu yang sebenarnya mengirim AV. Guru dan wali kelas menyayangkan sikap anak dari S.
Setelah menerima informasi dari tetangga soal pesan itu, tersangka kemudian mencari keberadaan anaknya yang sebelumnya pamit mengikuti pengajian rutin di masjid.
Di tengah perjalanan, tersangka melihat anaknya bersama korban di tepi jalan.
“Korban mengaku ke S, yang share saya (korban). Korban minta maaf, tapi malah dihajar. Setahu saya wali kelas hanya memberikan teguran. Jadi bermula dari obrolan personal antar anak malah jadi kasus hukum,” terang Wakapolres Karanganyar Kompol Purbo Adjar Waskito, Jumat (24/9/2021).

BERITA REKOMENDASI