Gelapkan Pajak, Direktur Klub Sepakbola di Solo Ditangkap

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo menangkap dan menahan WH seorang mantan direktur klub sepakbola di Kota Solo atas kasus dugaan penggelapan pajak. Akibat perbuatan tersebut negara diduga dirugikan sebesar Rp 11 miliar.

Kasi Pidsus Kejari Sukoharjo Zaenurofiq, Kamis (25/8) mengatakan, sekarang WH sudah ditahan dan dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Surakarta. Penangkapan dan penahanan sudah dilakukan sejak sepekan terakhir. Kejari Sukoharjo melakukan penanganan kasus dugaan penggelapan pajak setelah melakukan koordinasi dengan Kantor Pelayanan Pajak Kanwil DJP II Jawa Tengah, Surakarta. Hasilnya diketahui adanya dugaan keterlibatan WH dalam penggelapan pajak.

Dalam penyelidikan diketahui WH berperan dalam kasus dugaan penggelapan pajak yang melibatkan CV Lestari Jaya Solo Baru. Dalam kasus tersebut Kejari Sukoharjo juga sudah menetapkan dua orang tersangka yakni Vinod Kumar Agarwal dan Sasanti Dewi selaku Direktur CV Lestari Jaya Solo Baru. “WH ini diduga ada kaitannya dan terlibat dalam kasus dugaan penggelapan pajak,” ujarnya.

WH memiliki peran sebagai broker faktur pajak untuk CV Lestari Jaya Solo Baru. WH menyediakan faktur pajak yang tidak benar sesuai dengan aturan dari pemerintah. CV Lestari Jaya Solo Baru dalam menjalankan bisnisnya diduga menggelapkan pajak mulai 2004 – 2007. Sesuai aturan bisnis ekspor barang yang diekspor tidak terkena pajak 0 persen. Namun dalam pelaksanaanya CV Lestari Jaya Solo Baru melakukan pembelian barang impor kena pajak 10 persen. Faktur pajak tersebut kemudian dimintakan ganti ke negara. Atas perbuatan tersebut maka negara dirugikan sebesar Rp 11 miliar.

“Tersangka dijerat pasal 39 ayat 1 huruf c juncto pasal 43 UU nomor 6 tahun 1983 tentang ketentuan umum dan tata cara perpajakan sebagaimana diubah dengan UU nomor 16 tahun 2000,” lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI