Gelapkan Uang Koperasi, Divonis 2 Tahun

SOLO (KRjogja.com) – Gara-gara menggelapkan uang koperasi hingga Rp 2 miliar,Tandyo Sugiyono Cahyadi alias Sony (54) pengusaha mebel Solo,
divonis dua tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Solo , Senin (07/11/2016).

Berdasar putusan majelis hakim yang diketuai Torowa Daeli SH, terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melakukan tindak pidana penggelapan uang koperasi Insan Dana Mandiri dan Koperasi Mandiri Jaya hasil lelang setelah ada putusan hukum Pengadilan Niaga Semarang.

Dalam putusan hakim, terdakwa terbukti bersalah sesuai dakwaan alternatif pertama jaksa dengan pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana penggelapan dan diganjar pidana dua tahun penjara.

Atas putusan majelis hakim tersebut, terdakwa melalui kuasa hukumnya, Effendi Siahaan SH langsung menyatakan banding. Adapun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Enik Sri Soeprapti  menyatakan pikir-pikir saat diberi kesempatan majelis hakim untuk menyampaikan tanggapan. Putusan majelis hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU), Enik Sri Soeprapti yang menuntut selama tiga tahun 10 bulan dalam sidang sebelumnya.

Adapun dalam sidang pembelaan pada tanggal 24 Oktober 2016, kuasa hukum terdakwa pada prinsipnya menyatakan Tandyo Sugiyono Cahyadi alias Sonny tidak terbukti secara sah melakukan tindak pidana seperti yang didakwakan JPU sesuai pasal 372 KUHP jo pasal 378 KUHP. Uang Rp 2 miliar yang diterima terdakwa dari pengurus koperasi Wisnu Kretarto merupakan milik terdakwa yang disimpan secara berjangka di Koperasi Insan Dana Mandiri.

Namun dalam dakwaan jaksa, uang Rp 2 miliar yang dibawa terdakwa merupakan hasil titipan atas penjualan aset Koperasi Dana Insan Mandiri dan Koperasi Mandiri Jaya. "Uang dua koperasi yang dititipkan kepada terdakwa berdasar putusan Pengadilan Niaga Semarang, seharusnya diberikan kepada semua anggota koperasi Insan Dana Mandiri dan Koperasi Mandiri Jaya,'' jelas JPU Enik Sri Soeprapti. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI