Gelapkan Uang Perusahaan untuk Biaya Pesta Pernikahan

SLEMAN, KRJOGJA.com – Butuh uang untuk bayar utang dan biaya pernikahan adik, M (37) warga Minggir Sleman nekat menggelapkan uang perusahaan tempatnya bekerja. Untuk memuluskan aksinya, M bekerjasama dengan teman satu perusahaan berinisial NI (36) warga Wirobrajan Yogya agar dibuatkan order fiktif.

Dengan order fiktif itu, M mengambil barang dagangan perusahaan, kemudian barang dijual namun uang tidak disetor ke perusahaan. Meskipun tidak menikmati uang sebesar Rp 66 juta lebih milik perusahaan yang digelapkan oleh M, namun NI tetap berurusan dengan hukum. “Tersangka NI meskipun tidak menikmati uang perusahaan, namun ia telah membuatkan order fiktif sehingga M bisa dengan mulus melancarkan aksinya,” ungkap Kapolsek Godean, Kompol Paino diwakilkan Kanit Reskrim Iptu Bowo Susilo, Kamis (10/9/2020).

Dijelaskan, kedua tersangka merupakan karyawan di PT Indomarco Adi Prima Cabang Godean. Tersangka M merupakan pengantar barang, sedangkan NI penginput order di perusahaan yang bergerak di bidang distribusi kebutuhan bahan pokok. Awalnya pada Agustus 2019 lalu, M meminta NI membuatkan order fiktif ke sejumlah toko yang sudah tidak aktif atau pasif. NI dimintai tolong karena oleh M dianggap tahu terkait data toko-toko yang disuplai oleh perusahaan.

“Tersangka NI, menuruti permintaan M karena jika memenuhi target penjualan, dia akan mendapatkan uang intensif dari perusahaan. Selain membuatkan order, tersangka NI juga menginput order fiktif itu ke admin perusahaan,” terang Bowo Susilo.

BERITA REKOMENDASI