Gemar Mengancam Gunakan Clurit, Komplotan Begal Jalanan Dibekuk

BANTUL, KRJOGJA.com – Tim Opsnal Terpadu Sat Reskrim Bantul berhasil membongkar sindikat pelaku curas yang kerap beraksi di Bantul. Tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka yakni Bn (18) warga Sorowajan Banguntapan Bantul, Sy (18) warga Purbayan Kotagede Yogyakarta. Sementara Hr warga Sokowaten  karena masih dibawah umur dititipkan di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) Sleman.

Dalam kasus itu polisi menyita barang bukti yakni sepeda motor dan clurit. Hingga kini kasus tersebut masih dikembangkan karena ada indikasi tiga tersangka juga melakukan tindak kejahatan lainnya.

Kapolres Bantul AKBP Hasat Hasibuan SIK didampingi Kasat Reskrim Polres AKP Anggaito Hadi Prabowo SIK SH mengatakan, target komplotan ini menyasar pengguna jalan yang melintas sendirian.  Setelah dekat langsung menggertak dan meminta barang berharga korbannya secara paksa.  
Sahat mengatakan, terakhir komplotan itu beraksi di Jalan Yogya – Wonosari Mantup Banguntapan Bantul 17  Desember 2017 lalu. Sebelum peritiswa terjadi  malam itu sekitar pukul 00.30 korban, M Iffat (18) asal Patuk Gunungkidul  melintasi di Jalan Yogya -Wonosari. Namun tiba-tiba dari arah belakang muncul enam orang dengan tiga sepeda motor langsung memepet dari sisi kanan.

Tidak hanya itu, untuk menjatuhkan mental calon korbannya. Salah satu pelaku memperlihatkan clurit dari balik bajunya. Melihat pelaku membawa clurit, korban latakutan dan pelaku lainnya langsung merampas tas korban. Berhasil menyikat tas berisi handphone dan uang Rp 360.000, pelaku kabur ke arah barat.

"Dua orang kami tahan di Polres Bantul, satu lagi di titipan di Panti, tetapi proses hukum tetap berjalan dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara," ujar Sahat.  

Sementara hingga kini Tim Opsnal Terpadu Sat Reskrim Polres Bantul masih memburu tiga pelaku lainnya yang terlibat dalam aksi perampasan itu. Mereka Md warga Jalan Imogiri Timur, An warga Kotagede dan Al warga Semaki Umbulharjo Yogyakarta.(Roy)

 

BERITA REKOMENDASI