Gerombolan Pengendara Motor Bacok Dua Warga

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Aksi pembacokan terhadap warga yang dilakukan oleh segerombolan pengendara motor terjadi di Gondolayu Lor, Jetis, Yogyakarta, Sabtu (02/12/2017) malam. Dua orang warga yakni Burhanudin (30) beralamat di Ngaglik Sleman dan Alfito Deyanova Putra Kusuma (15) asal Gondomanan Yogyakarta menjadi koban kebrutalan para pelaku. Seorang yang diduga sebagai pelaku berhasil diamankan petugas, sementara tersangka lainnya hingga kini masih dalam pengejaran.

Kejadian ini bermula saat Burhanudin membeli rokok di sebuah warung di depan Gereja St Albertus. Saat hendak pulang, di tengah perjalanan ia menjumpai segerombolan pengendara motor melaju dengan ugal-ugalan.

Korban lalu mengingatkan rombongan tersebut agar naik motor pelan-pelan, namun peringatan itu justru membuat marah gerombolan ini. Sempat terjadi adu mulut antara rombongan pengendara motor itu dengan korban namun akhirnya berhasil dilerai warga.

Kelompok itu kemudian pergi meninggalkan lokasi tetapi tak lama kemudian kembali lagi dan mencari korban. Setelah berhasil menemukan korban mereka langsung mengeroyok dan menghajarnya tanpa ampun.

Diantara gerombolan ini kemudian ada yang mengeluarkan senjata tajam dan membacok kepala korban. Alfito yang saat itu berada di lokasi kejadian dan melihat peristiwa itu berusaha melerai serta menolong korban namun ia justru ikut dibacok.

Melihat dua korban roboh gerombolan pelaku kemudian melarikan diri meninggalkam lokasi kejadian. Korban yang menderita luka parah pada bagian kepala langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

"Motif awalnya karena rombongan pelaku tidak terima diperingatkam oleh korban. Para pelaku kemudian mencari dan akhirnya melakukan pembacokan," ungkap Kapolsekta Jetis, Kompol Haryanto kepada KRJOGJA.com, Minggu (03/12/2017).

Polisi segera melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku. Setelah mengumpulkan informasi akhirnya petugas berhasil mengamankan beberapa anggota gerombolan yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penganiayaan tersebut. Seorang diantaranya diduga merupakan residivis berinisial Agn (43) alias Boneng warga Jetis Yogyakarta.

"Beberapa orang telah kami amankan. Masih kami lakukan pemeriksaan untuk menentukan peran masing-masing dalam kejadian tersebut," jelasnya.

Haryanto menegaskan, masih ada beberapa orang yang terlibat dalam kasus tersebut. Saat ini petugas terus memburu para pelaku lain untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Van)

BERITA REKOMENDASI