Giliran Warga Cokrodiningratan Tewas Tenggak Oplosan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Minuman keras (miras) kembali mencabut nyawa peminumnya. Setelah sebelumnya warga Pringgokusuman Gedongtengen tewas usai menenggak minuman haram tersebut, kini giliran dua warga Cokrodiningratan Jetis menjadi korbannya. Dua kakak beradik Didik Nurcahyadi (41) dan Kun Hartono (37) tewas setelah mabuk akibat mengkonsumsi miras yang diduga oplosan.

Kapolsekta Jetis, Kompol Hariyanto mengungkapkan, Minggu (24/12/2017) kedua kakak beradik ini pergi keluar rumah. Diduga kepergian mereka ini salah satu tujuannya untuk menggelar pesta miras.

Baca juga :

Miras Maut Tewaskan Warga Pringgokusuman

“Senin (25/12/2017) keesokan harinya mereka pulang dalam keadaan mabuk dan mengeluhkan sakit. Keluarga kemudian membawa keduanya ke RS Pantirapih Yogyakarta,” ungkap Hariyanto didampingi Kanit Reskrim Polsekta Jetis, Iptu Muzaki di mapolsekta setempat, Selasa (26/12/2017).

Walau sempat mendapat pertolongan medis namun nyawa Didik Nurcahyadi tak dapat terselamatkan, pria ini tewas sore harinya. Kun Hartono juga mengalami nasib yang sama, dini hari tadi ia menyusul sang kakak menghembuskan nafas terakhirnya.

Polisi mengaku kesulitan mengungkap jenis miras maupun asal tempat minuman haram tersebut diperoleh. Termasuk adanya keterkaitan dengan kasus tewasnya warga Pringgokusuman Gedongtengen akibat miras, petugas juga belum bisa menyimpulkannya.

“Belum bisa dipastikan karena tidak ada saksi yang digali. Sehingga belum bisa disimpulkan apakah ada hubungannya dengan GT (Gedongtengen) karena keduanya MD (meninggal dunia),” tegasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI