Grombolan Klitih Kembali Beraksi, Pelajar Dibacok

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Aksi pembacokan yang dilakukan grombolan bermotor terjadi di Jalan Kapten Piere Tendean Yogyakarta, Kamis (07/06/2018) dini hari. Kawanan berjumlah sekitar 16 orang tersebut menganiaya AR (16) pelajar lulusan SMP swasta di Yogyakarta dengan menggunakan pedang saat tengah ngopi di pinggir jalan. Para pelaku juga merampas ponsel milik korban setelah puas melakukan aksinya.

Kapolsekta Wirobrajan, Kompol Sugiyanta mengungkapkan saat kejadian korban tengah bersama seorang temannya makan di sebuah warung burjo di kawasan Jalan Kapten Piere Tendean Yogyakarta. Ia lalu memesan kopi dan duduk di pinggir jalan depan warung burjo.

Baca juga :

Mahasiswa Tewas Dibacok Usai Bagikan Makan Sahur

Jelang Sahur, Nongkrong Sangu Pil Koplo

Usai Pesta Miras, Ponsel Teman Dicuri

Tiba-tiba dari arah utara segerombolan remaja dengan mengendarai sekitar 8 sepeda motor mendatangi warung tersebut dan berhenti tepat di depan korban. Pelaku lalu menabrak motor korban hingga roboh menimpa remaja itu.

Tanpa dikomando gerombolan ini menyerang korban menggunakan pedang dan clurit. Korban yang mencoba mempertahankan diri mencoba menangkis dengan tangan hingga lengannya mengalami luka bacok.

“Pelaku mengambil ponsel milik korban. Setelah itu pelaku yang membawa pedang membacok kaki sebelah kiri korban dan pelaku yang membawa clurit membacok tangan kirinya,” ungkap Sugiyanta di ruang kerjanya.

Setelah puas melakukan aksinya gerombolan brandal ini melarikan diri ke arah selatan. Akibat penganiayaan itu korban harus mendapat 10 jahitan di kaki dan luka sepanjang 3 cm di tangan.

Kapolsekta belum bisa memastikan pelaku penyerangan berasal dari kelompok mana, karena saat ini proses penyelidikan masih berlangsung. Dikatakannya, menurut keterangan saksi beberapa pelaku terlihat mengendarai sepeda motor jenis trail dan matic. (Van)

BERITA REKOMENDASI