Gudang DPPKA DIY Dipecah, Polisi Kejar Pelaku

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Jajaran Kepolisian dari Polsek Jetis segera mendatangi lokasi kejadian perusakan kaca Gudang Arsip Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) DIY sesaat setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, Senin (11/09/2017). Polisi pun mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan saksi mata di lokasi guna menyelidiki oknum pelaku pelemparan kaca tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Jetis, Iptu Muzaki mengungkap pihaknya telah melakukan pendalaman di lokasi kejadian setelah mendapat informasi dari masyarakat. Menurut dia, dari keterangan saksi kejadian pelemparan diduga terjadi pada Minggu (10/09/2017) petang kemarin.

"Kami mendapat info dari masyarakat pagi tadi dan langsung mendatangi TKP. Kami sudah mencari saksi dan mengumpulkan barang bukti. Tindakan pelemparan batu ini seturut saksi mata dilakukan sore hari dan jumlah yang pecah total 11 kaca jendela," terangnya.

Dari hasil olah TKP, polisi cukup kesulitan mendapatkan jejak pelaku lantaran tidak adanya CCTV di sakitar lokasi kejadian. "Sementara kami baru selidiki terkait indikasi pelaku. Barang bukti kami amankan berupa batu dan pecahan kaca, di lokasi tidak ada cctv jadi cukup kesulitan," ungkapnya lagi.

Sebelumnya diberitakan lebih dari 11 titik kaca jendela gudang arsip DPPKA DIY di Jalan Jenggotan Bumijo Jetis pecah dirusak orang tak dikenal. Pelaku perusakan menggunakan batu untuk melempar kaca gedung yang masuk bangunan cagar budaya ini. (Fxh)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI