Gunakan BPKB Palsu, Cairkan Dana Pinjaman

SLEMAN, KRJOGJA.com – Terlilit utang membuat BF (32) warga Bantul gelap mata dengan melakukan perbuatan pidana. Tragisnya, perbuatan itu dilakukan BF di tempatnya bekerja sebuah Badan Perkreditan Rakyat (BPR) di daerah Mlati, Sleman.

Dibantu bawahannya AN (31) warga Yogyakarta dan seorang pria berinisial DH (30) warga Gamping Sleman, BF menggunakan BPKB palsu untuk mencarikan pinjaman. “Menggunakan BPKB Padjero palsu, BF mencairkan dana Rp 300 juta. Kasus ini terungkap setelah adanya laporan dari BPR yang mengetahui adanya pengajuan dana menggunakan BPKB palsu,” ungkap Kapolsek Mlati Kompol Hariyanto didampingi Kanit Reskrim Iptu Noor Dwi Cahyanto, Senin (1/3/2021).

Dijelaskan, awalnya tersangka BF menawarkan ke DH untuk mengajukan pinjaman dana di BPR. Tersangka DH, kemudian merental Padjero untuk dijadikan jaminan pinjaman. Namun karena tanpa BPKB, tersangka BF kemudian memesan BPKB palsu kepada seseorang yang kini masuk dalam DPO. Selang satu minggu kemudian, BPKB palsu jadi dan BF meminta AN selaku atasnya yang menjabat sebagai Kabag kredit, untuk membayar Rp 12 juta sebagai jasa pembuatan.

BERITA REKOMENDASI