Gunakan BPKB Palsu, Cairkan Dana Pinjaman

Setelah itu, BF memproses pengajuan kredit dari DH dan cair dana sebesar Rp 300 juta. Setelah uang cari, kemudian dibagi dengan rincian tersangka BF dan DH masing-masing mendapatkan Rp 120 juta sedangkan sisanya setelah dipotong biaya administrasi diberikan kepada AN. “Karena AN ini sudah membantu proses pengajuan kredit, oleh tersangka F diberikan uang Rp 25 juta,” kata Kompol Haryanto.

Iptu Dwi menambahkan, setelah bukti dirasa cukup, ketiganya diamankan di lokasi berbeda. “Mereka secara bersama-sama menggunakan BPKB palsu untuk mengajukan pinjaman di BPR. Motifnya ekonomi, salah satunya karena terjerat utang. Ketiga tersangka kami jerat Pasal 263 ayat (2) KUHP Sub Pasal 378 KUHP Junto Pasal 55 KUHP ancaman maksimal di atas 5 tahun,” pungkasnya.(Ayu)

BERITA REKOMENDASI