Guru BK Hamili Siswi, Coreng Pendidikan Bantul

BANTUL, KRJOGJA.com – Kasus oknum guru Bimbingan Konseling (BK) di Bantul yang ditengarai menghamili siswanya, An (15) memasuki babak baru. Oknum guru berinisial Pn tersebut sudah dipindahkan ke sekolah lain tiga bulan lalu sudah mencoreng dunia pendidikan di Bantul. 

Satuan Reserse Kriminal Polres Bantul sejak menerima laporan Selasa 20 Juni 2017 lalu. Penyidik Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres bergerak cepat dengan memintai keterangan sejumlah saksi dalam peristiwa itu.

Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Anggaito Hadi Prabowo SIK, Jumat (7/7) mengatakan,  hingga kini kasus yang melibatkan oknum guru BK dan siswanya disebuah SMP di  Bantul ini dalam proses penyelidikan dan terus berjalan. 
“Untuk sekarang ini sudah melakukan saksi-saksi yang tahu dalam peristiwa itu,” ujar Anggaito. Penyidik juga masih mengumpulkan data terkait kasus itu, termasuk menerima penyerahan terhadap pakaian yang digunakan.  Karena untuk sekarang ini korban sudah hamil 6 bulan.

Dijelaskan, untuk kasus tersebut bisa ditingkatkan ketingkat penyidikan dan untuk terlapor bisa ditetapkan sebagai tersangka.   Karena  dari penyidik PPA juga sudah melakukan oleh tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Karangnongko Desa Sumberagung Jetis Bantul. "Proses  terus berjalan sesuai pasal 184 KUHP,” jelas Anggaito. 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, berawal dari mencurahkan uneg-uneg masalah keluarga pada guru Bimbingan Konseling (BK), A (15) pelajar yang baru saja lulus sebuah MTs di Bantul malah mengalami nasib yang tak pernah dibayangkan sebelumnya. Betapa tidak, A diketahui hamil enam bulan oleh ibu kandungnya dan parahnya lagi anak tersebut merupakan hasil hubungan terlarang dengan guru yang berinisial P (54) warga Manding Sabdodadi Bantul ini. (Roy)

BERITA REKOMENDASI