Hamili Siswinya, Guru Olahraga Ditangkap Polisi

Sedangkan K mengaku hubungannya dengan korban didasari rasa suka sama suka. Keduanya saling mengenal sejak korban duduk di kelas VIII. Dari situlah komunikasi makin intens melalui SMS. Ditanya berapa kali pencabulan dilakukan, K mengaku sampai tidak hafal.

“Sudah banyak kali. Tidak ingat. Kami saling cinta,” kata manula ini.

Usai dilaporkan ke polisi, aparat melakukan penyelidikan dan akhirnya menjeratnya di Jalan Lawu pada Kamis (18/6/2020) lalu. Akibat perbuatanya itu, K dijerat pasal 81 UU RI No 17 tahun 2016 tentang perubahan UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Adapun ancaman hukumannya paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar. (Lim)

BERITA REKOMENDASI