Hobi ‘Gondol’ Tas Pengunjung Butik, Mahasiswi Ini Ditangkap

Editor: KRjogja/Gus

SOLO (KRJOGJA.COM) – Setelah sempat melakukan pencurian di berbagai kota lintas propinsi dengan sasaran spesialis butik mewah, ratu alap-alap barang berharga, Elvira Rosa Setyowati (19) alias Elsa, seorang mahasiswi di salah satu universitas swasta di Semarang diringkus oleh Tim Resmob Polresta Surakarta. Modus yang dilakukan Elsa, dengan memanfaatkan kelengahan para korban pura-pura membeli barang bila ada pembeli yang meletakkan tas berisi barang berharga 'disaut' dan Elsa kabur membawa barang curian senilai ratusan juta.

Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi, Selasa (19/12) mengatakan Elsa berkomplot dengan pria kemayu (waria) bernama Muhammad Umar alias Mamat Alias Varo, warga Kampung Sekeawi,  Kelurahan Sukamukti, Kecamatan Ketapang, Kota Bandung. "Varo sebelumnya telah ditangkap oleh jajaran Polres Sragen,"ujarnya.

Elsa dalam melakukan aksinya diperintah oleh Varo. "Saya kenal Varo sejak pertengahan tahun lalu di Semarang, terus ngajak saya jalan-jalan. Habis itu uang kita habis, makanya saya disuruh ngambil tas berisi barang berharga,” paparnya.

Modus yang dilakukan, lanjut Elsa, dengan memanfaatkan kelengahan para korban. Awalnya Varo masuk ke dalam butik berpura-pura memilih batik dan menawarkan handphone kepada calon korbannya. Setelah korban fokus berbincang dengan Vero, barulah Elsa beraksi mengambil tas dan keluar toko. Vero  kemudian menyusul Elsa dan kabur.

Selama melakukan aksi tersebut, lanjut Elsa, dirinya hanya mendapat upah Rp. 500 Ribu. Padahal sekali aksi di Solo, keduanya berhasil menggondol uang tunai Rp. 89 juta, dan di Sukoharjo berhasil mendapat uang Rp. 20 juta, sedangkan di Pekalongan berhasil mencuri kamera dan telepon seluler jenis mewah.

“Yang buka tas dia (Vero,Red). Saya tidak pernah dikasih tahu isinya apa saja dan berapa, kalau saya tanya bilangnya Cuma sedikit. Saya Cuma dikasih Rp. 500 ribu paling banyak. Uangnya sudah habis untuk beli baju sama makan sehari-hari. Terakhir beraksi dua bulan lalu di Sukoharjo setelah saya berpisah dengan dia ,” kata Elsa.

Kasat Reskrim mengungkapkan Elsa diciduk polisi Solo di kawasan Semarang dari hasil pengungkapan hasil rekaman closed circuit television (CCTV) butik di Laweyan, Solo. Kasatreskrim Polresta Surakarta menuturkan pelaku waria juga sempat menjadi viral di Youtube. “Pelaku waria Vero videonya saat ditilang oleh polisi lalu-lintas sempat viral, saat kita cocokkan ternyata benar Elsa berkomplot dengan Vero mencuri sejumlah barang berharga di sejumlah butik di Solo, Sukoharjo, Pekalongan dan Semarang,” ungkapnya.

Polisi, lanjut Kasat Reskrim berhasil mengamankan barang bukti berupa sebuah handphone milik pelaku serta pakaian dari hasil pencurian. Elsa  dijerat dengan pasal 353 KUHP tetang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara. (*)

BERITA REKOMENDASI