Ikut Bobol Minimarket, Kades Dibui

Editor: KRjogja/Gus

SLEMAN (KRjogja.com) – Jajaran Kepolisian dari Polsek Ngaglik akhirnya dapat meringkus kawanan pencuri yang beraksi di minimarket kawasan Mbalong Donoharjo Ngaglik pada 12 September 2016 lalu. Tiga tersangka berhasil diamankan di mana salah satunya adalah Kepala Desa di Wirogaten Mirit Kebumen.

Kapolsek Ngaglik, Kompol Riyanto kepada wartawan dalam temu pers di Mapolsek Ngaglik Selasa (11/10/2016) mengatakan penangkapan para tersangka dilakukan tim tim Reskrim pada 3 Oktober 2016 lalu. Awalnya petugas berhasil menangkap satu tersangka yang juga otak pencurian Haryadi alias Cipluk (39) warga Juminahan Danurejan Kota Yogyakarta di kamar kostnya di kawasan Drono.

"Dari Cipluk ini, kita kembangkan dan didapatkan fakta ada dua tersangka lain yang ikut dalam aksi pencurian dengan modus jebol tembok belakang ini. Kita kirim tim dan tangkap Muhadis alias Adis (38) dan Puji Priyanto alias Supri (36) di mana Adis adalah Kepala Desa aktif Wirogaten Mirit Kebumen," terangnya.

Dalam aksi pencurian tersebut ketiga tersangka berhasil menggasak tiga buah monitor serta sebuah tas berisi uang Rp 11 juta. "Mereka mengaku sudah membagi-bagi uang untuk kebutuhan sehari-hari, Cipluk eksekutor yang masuk dapat Rp 3,5 juta sementara dua lainnya masing-masing Rp 1,5 juta," imbuhnya.

Dua tersangka yakni Cipluk dan Adis sama-sama pernah mendekam di jeruji besi lapas Kebumen karena kasus pencurian. Selain itu,  karier sebagai kepala desa dengan gaji lebih dari Rp 1 juta dan tanah bengkok seluas 5 hektare terancam dicabut dan hilang untuk selamanya. "Ketiga tersangka ini kami jerat pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman lebih dari 5 tahun," pungkas Kapolsek. (Fxh)

 

BERITA REKOMENDASI