Jadi Korban Penyalahgunaan Medsos, Lapor Polisi

SOLO, KRJOGJA.com –  H  warga Solo  menjadi korban pihak tak bertanggung jawab melalui jejaring media sosial (medsos) facebook. Foto dan identitas yang dimiliki H digunakan untuk menyebar kalimat kebencian serta mengundang konflik Sara (Suku Agama Ras ) melalui Facebook.

Kasatreskrim Polresta Solo, Kompol Agus Puryadi, Senin (29/5/2017)  kepada KRJOGJA.comtelah menerima laporan dari H. "H mengaku, bahwa foto miliknya dan keluarganya disalahgunakan untuk menyebar kebencian melalui jejaring sosial Facebook," ujar  Kasat Reskrim.

Dalam kronologi facebook dengan nama akun Ha Anto ini tertulis  tulisan yang melecehkan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) seolah-olah  keturunan dari orang tua anggota partai terlarang. Pelaku juga memfitnah , Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma’ruf Amin  diisukan menikah untuk kedua kalinya.
Parahnya lagi, akun tersebut juga memasang gambar kitab suci umat Islam yang dibakar disertai ujaran menghasut.

"Yang bersangkutan tidak tahu jika identitas serta foto yang dimilikinya digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menyebar kebencian. Dia baru sadar, setelah didatangi aparat baik dari Polisi maupun TNI yang mengonfirmasi apakah itu benar dirinya. Saat itulah, yang bersangkutan langsung melapor ke polisi  bahwa foto diri dan keluarganya disalahgunakan oleh orang lain," jelas Kasat Reskrim.

Menindaklanjuti kasus tersebut, pihaknya Polresta Solo berkoordinasi dengan Polda Jawa Tengah memburu pelaku. Jika berhasil ditangkap, pelaku akan dijerat dengan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). (Hwa)

BERITA REKOMENDASI