Jambret Kualat Rampas Uang Panti Asuhan

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Seorang jambret menjadi sasaran amukan warga setelah tertangkap tangan usai merampas tas yang berisi uang milik sebuah panti asuhan di Weleri Kendal, Jumat (20/10/2017) pagi. Pelaku yang berboncengan dengan temannya, terjatuh saat dikejar warga sementara teman pelaku melarikan diri meninggalkan tersangka dihajar warga.

Luka lebam dan sobek masih terlihat di wajah Jam (32) warga Dukuh Juwero, RT.03/RW.05 Desa Triharjo, Kecamatan Gemuh, Kendal. Pelaku berhasil diamankan polisi setelah dihajar warga usai merampas tas milik Rohaniyah warga Desa Parakan, RT.04/RW.02 Kecamatan Rowosari di jalan Desa Tratemulyo Weleri.

Tersangka Jam kemudian diamankan ke Mapolres Kendal, untuk menjalani pemeriksaan. Kepada polisi tersangka mengaku nekat menjambret tas milik korban setelah melihat korban yang menggunakan sepeda berjalan sendirian di jalan sepi.

“Saya berboncengan dengan teman, saya posisi di belakang yang mengambil tas korban. Korbannya sedang naik sepeda dan saya ikuti. Saat berada di jalan sepi tas korban yang ada di depan sepeda saya rampas,” jelas Jam tersangka penjambretan.

Warga yang mendengar jeritan minta tolong korban, mengejar pelaku dan berhasil menangkapnya setelah terjatuh. Tersangka jamal dihajar massa sementara temannya kabur meninggalkan Jam.

Kasat Resrkim Polres Kendal, AKP Aris Munandar mengatakan modus yang dilakukan pelaku adalah membuntuti korban dan mengambil paksa tas miliknya yang ada di keranjang sepeda. “Tas berisi uang milik sebuah panti asuhan sejumlah Rp 4,8 juta berhasil kita amankan setelah pelaku tertangkap warga dan dihajar hingga babak belur,” ujarnya.

Pelaku merupakan residivis kasus narkoba, polisi masih mendalami kasus penjambretan ini dengan mengejar teman pelaku yang masih kabur. “Pelaku bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” lanjut Aris. (Ung)

BERITA REKOMENDASI