Janda Cantik Tertipu Oknum ‘Mayjen’ TNI

WONOGIRI (KRjogja.com) – Terkecoh penampilan anggota TNI berpangkat 'Mayjen', Sumarni (47) seorang janda warga Pracimantoro RT 02 RW 05 Pracimantoro Wonogiri, kehilangan sepeda motor baru serta uang tunai Rp 15 juta. Pelaku yang mengaku bernama Sutarjo anggota Koramil Cawas Klaten belakangan diketahui hanya Mayjen palsu.

Kapolres Wonogiri AKBP Ronald Reflie Rumondor, Rabu (2/11/2016), mengakui adanya laporan kasus tersebut. Dijelaskan, sekitar dua bulan belakangan ini, oknum Mayjen gadungan itu  sering datang ke warung makan milik korban. Dusun Belik  Desa/Kecamatan Pracimantoro Wonogiri. Di warung itulah antara korban dan pelaku sering ketemu, hingga akhirnya semakin intim.  

"Kami sudah menerima laporan penipuan tersebut, dan kini tim Reskrim sedang melakukan litdik," kata Kapolres.

Disebutkan, perkenalan Mayjen gadungan dengan sang janda semakin akrab dan pada hari Selasa (1/11/2016) keduanya kencan ketemuan di depan Kantor Kecamatan Wuryantoro, selanjutnya pelaku dimintai tolong korban untuk menemani korban melunasi kredit sepeda motor Honda Vario atas nama korban yang masih kurang delapan kali angsuran.

Sebelum melunasi kredit, korban diajak ke Koramil Cawas dengan alasan mau mampir kantor terlebih dahulu. Namun baru sampai dekat terminal Manyaran, tepatnya di Dusun  Kedungklepu, Karanglor, korban Sumarni diturunkan dengan alasan pelaku mau menemuai Dan Ramil Manyaran terlebih dahulu.  

Setelah ditunggu sekitar satu jam, pelaku tidak  kunjung kembali. Korban kemudian nyusul ke Koramil Manyaran ternyata pelaku tidak ada di tempat, Korban baru sadar bawa dirinya tertipu. Padahal di bagasi motor yang dibawa kabur pelaku terdapat uang Rp 15 juta yang rencananya digunakan untuk menutup kredit Vario  tersebut. Selain uang korban juga menaruh HP seharga Rp.800.000, dompet isi KTP, Sim C, STNK dan kartu BPJS kesehatan, semuanya atas nama korban. (Dsh)

 

BERITA REKOMENDASI