Janjikan Korban Jadi CPNS, Polres Sukoharjo Tangkap Dokter Gadungan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Polres Sukoharjo menangkap seorang dokter gadungan. Pelaku melakukan tindak pidana penipuan dengan menjanjikan korban bisa menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pelaku merupakan residivis dalam kasus penipuan. Hasil penyelidikan diketahui ada tiga orang korban dan semua tidak ada yang berhasil menjadi CPNS.

Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Selasa (11/1/2022) mengatakan, pelaku yakni, Priyono Broto Atmojo alias Dr Aji (47) warga Desa Karangmalang, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen yang sekarang tinggal di Kelurahan Kalasan, Kecamatan Kalasan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sedangkan korban Aditya Wahyu.

Kronologis kejadian bermula sekitar Oktober tahun 2021 Suyamti main ke rumah korban bersama dengan pelaku Priyono. Suyamti memperkenalkan kepada korban dan ibu korban bahwa Priyono merupakan suaminya. Priyono juga memperkenalkan diri dan mengaku bahwa bekerja sebagai dokter spesialis bedah dan kandungan yang dinas di Jebres, Solo. Priyono menyampaikan kepada korban bawah SK dokter belum dipindah masih di Tegalyoso, Karanganyar.

Pelaku Priyono selanjutnya sering main ke rumah korban sendirian. Hingga hari ketiga main ke rumah korban, pelaku Priyono menawarkan akan membantu korban menjadi CPNS yang nantinya akan ditempatkan di RSUD Sukoharjo. Atas tawaran pelaku Priyono tersebut korban merasa tertarik dan korban diminta untuk menyiapkan persyaratan untuk menjadi PNS tersebut antara lain, fotocopi ijazah SD, SMP, SMK, fotocopi transkrip nilai SMK, fotocopi SKCK, fotocopi KK dan KTP, fotocopi KTP orang tua, membayar uang tunai Rp 2 juta untuk administrasi yang dapat dibayar secara diangsur atau bertahap.

BERITA REKOMENDASI