Jaringan Pengedar Sabu Sasar Remaja dan Pelajar

Editor: Ivan Aditya

TEMANGGUNG (KRjogja.com) – Kepolisian Resort Temanggung menangkap lima orang tersangka pengguna dan pengedar narkotika di kabupaten tersebut, dalam suatu operasi. Mereka dikenakan pasal 114 ayat 1, subsider pasal 112 ayat 1 dan lebih subsidar pasal 127 ayat 1 huruf a undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 4 hingga 12 tahun dan denda Rp 800 juta hingga Rp 10 miliar.

Kapolres Temanggung, AKBP Wahyu Wim Hardjanto mengatakan, tersangka yang ditangkap yakni Pra (34) warga Dusun Mulyosari Desa Dlimoyo Kecamatan Ngadirej, Jum alias Yetti (39) warga Putukan Temanggung I Temanggung, Ar alias Kenthus (35) warga Kampung Puntuksari Kelurahan Temanggung I dan Temanggung, Dav (47) warga Lingkungan Kwaluhan Kertosari Temanggung dan Soe alias Kenang (48) warga jalan Brigjen Sudiarto Kelurahan Danakusuman Kecamatan Serengan Kotamadya Surakarta.

Diungkapkannya, jaringan pengedar narkotika itu baru beroperasi sekitar dua bulan di Temanggung dengan sasaran kaum muda dan pelajar. Selain sabu mereka juga mengedarkan pil ekstasi. Hanya saja untuk pil ekstasi belum sempat diedarkan di Temanggung, namun sudah di Salatiga, Surakarta dan Bali.

"Tersangka Pra, Yetti, Kenthus dan Dav, beroperasi di Temanggung. Dav bagian mengambil dari Kenang di Surakarta," katanya di mapolres setempat, Senin (05/12/2016)

Sabu-sabu terangnya dijual pada kisaran Rp 600 ribu per setengah gram. Peredaran dilakukan dengan cara berantai, barang diambil dari Dav dengan perantara Kenthus dan Yetti serta Pra.

Dia mengatakan penangkapan pengedar narkotika ini pada Selasa (22/11/2016) pukul 20.00 WIB di halaman parkir mahkota swalayan Parakan jalan Brigjen Katamso Parakan. Tersangka yang ditangkap adalah Pra (34). Petugas berhasil menyita satu bungkus plastik klip narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,45 gram, 1 handphone dan satu sepeda motor.

Hasil pengembangan ditangkap Yetti (39) dengan barang bukti satu handphone dan satu sepeda motor, Ari Wijatmoko disita satu handphone dan Dav (47) disita sabu-sabu seberat 87,71 gram dan sabu 14,23 gram, 215 butir pil ekstasi, lima pil ekstasi, timbangan, uang tunai sebesar 550 ribu, sejumlah handphone. Sedangkan dari kenang disita dua handphone.

Dia meminta pada masyarakat untuk mewaspadai peredaran narkotika di masyarakat, jika ada yang dicurigai untuk segera melapor pada kepolisian yang nanti akan ditindak lanjuti. "Kami tetap gencarkan operasi untuk pemberantasan narkotika. Kami perang pada narkotika," katanya. (Osy)

BERITA REKOMENDASI