Jasad Bayi Dibuang di Saluran Irigasi

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Warga Desa Prigelan Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo menemukan jasad bayi tergeletak di saluran irigasi wilayah RT 01 RW 02 Dusun Jogopaten, Selasa (26/12/2017). Bayi berjenis kelamin laki-laki itu diduga dibuang orang tuanya sesaat setelah dilahirkan.

Jasad ditemukan Totok dan Ngadiso, dua petani warga setempat saat berangkat ke sawah sekitar pukul 10.00. "Mereka kaget menemukan ada sosok bayi tanpa pakaian tergeletak dalam saluran, lalu melapor kepada warga lainnya," ungkap Kepala Desa Prigelan Rohiman, kepada KRJOGJA.com.

Pemerintah desa kemudian melapor ke Polsek Pituruh. Polisi datang mengecek lokasi penemuan dan kondisi jasad.

Kapolsek Pituruh AKP Junani Jumantoro mengatakan, berdasar pengecekan tim medis puskesmas setempat, bayi tersebut diduga tewas dua hari sebelum ditemukan. Bayi seberat 2,5 kilogram dan panjang 30 sentimeter itu diduga baru dilahirkan, kemudian dibuang oleh orang tuanya.

Jasad tersebut masih utuh dengan tali pusat masih menempel pada perut. Polisi menduga bayi dibuang di lokasi itu karena sebab berdasar informasi warga, beberapa hari terakhir aliran irigasi tidak deras.

Menurutnya, lokasi penemuan jasad juga jauh dari permukiman penduduk. "Lokasinya di tengah persawahan, berbatasan dengan Desa Wonosari Kemiri," ucapnya.

Satreskrim Polres Purworejo membantu polsek mengungkap kasus tersebut. Polisi menggali informasi dari sejumlah saksi dan mengumpulkan beberapa barang bukti. Jasad dievakuasi ke RS Dr Tjitrowardoyo Purworejo untuk autopsi.

"Kami tunggu hasil autopsi sambil menelusuri informasi keberadaan pelakunya," tuturnya.(Jas)

 

BERITA REKOMENDASI