Job Sepi Pengamen Mencuri

Editor: Ivan Aditya

YOGYA (KRjogja.com) – Niat And (35) untuk dapat memiliki HP keluaran anyar pupus setelah aksi pencurian yang dilakukannya kepergok korban. Bukannya bisa telephon keluarga di kampung halaman, justru tersangka harus meringkuk di sel tahanan. Wajah pelaku juga jadi tambah ‘nyoyor’ setelah bogem mentah warga menghujani mukanya.

Tersangka yang asli Kotawaringin Kalimantan Tengah (Kalteng) ini keseharian bekerja sebagai pengamen di angkutan umum. Namun jika sedang sepi pemasukan terkadang ia juga ‘genjreng-genjreng’ dari rumah ke rumah untuk mendapat rupiah.

Sebenarnya tak ada niat untuk mencuri, namun saat melintas di depan kost putri di kawasan Mendungan, Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta yang terbuka pintunya membuat niat jahat tersangka muncul. Dengan mengendap-endap pelaku memasuki rumah tersebut dan di salah satu kamar ia melihat sebuah ponsel tengah dicharge.

Tanpa pikir panjang tersangka segera mencabut kabel penambah daya tersebut lalu menyambar HP dan memasukkan ke dalam saku celananya. Annisa Nur Aini (22) warga Lendah Kulonprogo pemilik ponsel tersebut usai shalat melihat sekelebat bayangan berusaha keluar kamar. Mahasiswi ini kemudian mengejar dan melihat pelaku telah berada di halaman rumah kost.

Spontan ia berteriak maling dan memberitahu penghuni kost yang lain. Warga sekitar yang mendengar suara tersebut langsung mendatangi lokasi dan mengejari tersangka. Pelaku yang panik lantas berlari dan membuang barang curian di jalan agar tak dikira maling.

Namun aksinya itu sia-sia karena ia keburu ditangkap warga yang langsung memukulinya. Beruntung aksi main hakim itu tak berlangsung lama setelah Polisi yang tengah patroli melintas lokasi dan melihat kejadian tersebut. Petugas segera memasukkan pelaku ke mobil aparat, sementara ponsel yang dibuang tersangka akhirnya berhasil ditemukan dan dijadikan sebagai barang bukti.

"Kepada petugas awalnya tersangka tak mengakui melakukan pencurian, namun setelah ditemukan barang bukti akhirnya ia tak dapat berkilah lagi,” ungkap Kapolsekta Umbulharjo, AKP Yugi Bayu Hendarto melalui Kasi Humas Polsekta Umbulharjo, Aiptu Sarwana.

Tersangka kini telah mendekam di sel tahanan Mapolsekta Umbulharjo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku terancam pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) yang ancaman kurungan penjaranya mencapai 7 tahun. (Van)

BERITA REKOMENDASI