Jual Motor Pinjaman Lewat Medsos, Al ‘Bobok’ di Penjara

YOGYA, KRJOGJA.com – Al (19) terpaksa mendekam di balik jeruji besi Mapolsek Umbulharjo setelah dilaporkan Ana Arifah (34). Al nekat menjual motor pinjaman milik Ana yang merupakan warga Pleret Bantul dan menggunakan uang hasil penjualan untuk berfoya-foya.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Sutikno, melalui Kanit reskrim Polsek Umbulharjo, Iptu Supatno kepada wartawan Senin (4/9/2017) mengungkap pihaknya mendapatkan laporan dari Ana Arifah yang mengaku tak bisa menemukan kendaraan bermotor jenis Vario hitam setelah beberapa hari dipinjam Al. Petugas kepolisian lantas melakukan penelusuran dan berhasil menemukan tersangka saat sedang berada di tempat biliard di kawasan Demangan Sleman.

"Kami amankan tersangka yang awalnya tak mau mengaku saat sedang berada di tempat biliard kawasan Demangan Sleman. Setelah kami selidiki ternyata motor sudah dijual pada pembeli yang dikenal dari sosial media, pengakuannya laku Rp 2,5 juta," terangnya.

Korban Ana awalnya tak merasa curiga memberikan pinjaman sepeda motor karena sebelumnya telah mengenal tersangka. Namun setelah beberapa hari tak kunjung kembali, barulah korban melapor pada polisi.

Setelah menjual motor, tersangka Al menggunakan uang hasil penjualan untuk berfoya-foya sebelum akhirnya diringkus polisi. "Pengakuannya untuk karaoke dan bersenang-senang," sambungnya.

Kini, Al yang sebenarnya masih bisa meniti masa depan cerah harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum. Polisi menyangkakan pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan hukuman maksimal empat tahun penjara. (Fxh)

BERITA REKOMENDASI