Jukir Liar Depan XT Square Ditertibkan

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Petugas Polsekta Umbulharjo mengamankan dua orang juru parkir (jukir) nakal yang menaikan tarif retribusi tak sesuai ketentuan. Ary (27) alias Telek dan Sap (29) alias Gopal keduanya warga Umbulharjo diciduk petugas di Jalan Veteran Yogyakarta tepatnya di depan kawasan XT Square. Dua jukir liar ini ditangkap setelah muncul keluhan dari masyarakat yang disampaikan melalui jejaring sosial Facebook.

Kapolsekta Umbulharjo, Kompol Sutikno mengungkapkan, dalam sebuah forum media sosial seorang warga memposting foto dan mengeluhkan mahalnya tarif parkir di depan XT Square. Pengunggah foto tersebut menuliskan jika retribusi parkir untuk bus sebesar Rp 40.000 dan sopir diberi secarik kuitansi.

“Terkait berita di medsos tersebut kami segera melakukan penelusuran dan memang benar di sana terjadi praktik pungutan diluar ketentuan. Kami amankan dua orang juru parkir yang melakukan pungutan tersebut Kamis (28/12/2017) petang kemarin,” ungkap Sutikno di Mapolsekta Umbulharjo, Jumat (29/12/2017).

Dua orang jukir liar ini menetapkan sendiri tarif sekali parkir bagi pengunjung sebesar Rp 2.000 untuk sepeda motor, Rp 10.000 untuk mobil, Rp 25.000 untuk mini bus dan Rp 50.000 untuk bus besar. Padahal manajemen XT Square menetapkan tarif resmi sebesar Rp 1.000 untuk sepeda motor, Rp 3.000 untuk mobil, Rp 5.000 untuk mini bus dan Rp 7.000 untuk bus besar.

Dari kedua jukir ini petugas mengamankan ratusan ribu uang hasil penarikan retribusi dan karcis abal-abal yang mereka buat sediri. Keduanya dikenakan tindak pidana ringan karena dianggap melanggar Peraturan Daerah (Perda) no 19 tahun 2009 tentang Restribusi Parkir.

Sutikno yang memimpin langsung razia penertiban jukir liar ini meminta kepada petugas keamanan XT Square untuk bersikap tegas dan melaporkan segala tindak pungutan liar di sekitar objek wisata tersebut. Ia juga meminta kepada masyarakat untuk berani memberikan informasi jika merasa dirugikan dengan adanya pungutan retribusi diluar kewajaran. (Van)

BERITA REKOMENDASI