Karena Urusan Hutang, Aksi Pembunuhan Terjadi di Magelang

MAGELANG, KRJOGJA.com – Diduga karena dilatar-belakangi urusan hutang, aksi pembunuhan terjadi. Setelah diketahui meninggal dunia, korban diletakkan begitu saja di lahan tanaman tebu. Keberadaan mayat tersebut diketahui warga setelah beberapa hari kemudian, ketika kondisi mayat sudah menghitam dan memunculkan aroma tidak sedap.

Hal ini dibenarkan Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba SIK MSi kepada wartawan di Polres Magelang, Rabu (16/9/2020). Didampingi Waka Polres Magelang Kompol Aron Sebastian SIK MSi, Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Hadi Handoko, Kasubbag Humas Polres Magelang AKP Tugimin. Kapolres Magelang mengatakan korban adalah seorang perempuan TU (29) warga wilayah Kecamatan Srumbung Magelang, sedang tersangka adalah FL (23) warga wilayah Kecamatan Mertoyudan Magelang.

“Proses pengungkapan kasus dan penangkapan tersangka berhasil dilakukan tim Resmob Polres Magelang kurang dari 24 jam,” kata Kapolres Magelang. Motif pembunuhan ini sakit hati karena ada hutang TU yang tidak dibayar. Polres Magelang juga masih terus mendalami kemungkinan adanya motif lainnya. Pembunuhan dilakukan di kamar rumah yang ditinggali FL, yang berjarak beberapa puluh meter dari lokasi ditemukannya mayat TU.

Dibenarkan, Senin (14/9/2020) lalu warga sempat diramaikan dengan penemuan mayat perempuan, yang bagian tubuhnya sudah menghitam serta mengeluarkan aroma tidak sedap. Mayat perempuan tanpa identitas tersebut diketahui oleh warga yang akan memanen tanaman tebu yang ada di wilayah Dusun Semampir Desa Pasuruhan Kecamatan Mertoyudan Magelang.

BERITA REKOMENDASI