Karyawan Minimarket Curi Tujuh Dongkrak Truk

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Seorang karyawan minimarket terlibat serangkaian aksi pencurian disertai pemberatan (curat) di tempatnya bekerja. Nrt (27) warga Galur Kulonprogo selama ini mencuri dongkrak truk saat bongkar muat berlangsung di gudang. Selama hampir dua bulan beraksi tersangka telah berhasil mengumpulkan 7 dongkrak curian yang kemudian dijualnya.

Kapolsekta Umbulhajo, Kompol Sutikno mengungkapkan selama ini pelaku bekerja sebagai karyawan di sebuah gudang depo minimarket kenamaan yang berada di Jalan Imogiri Timur, Giwangan, Yogyakarta. Di tempat ini setiap minggu terjadi proses bongkar muat barang untuk kemudian didistribusikan ke jejaring minimarket lainnya.

Para sopir selama ini mengeluhkan sering kehilangan dongkrak hidrolis dari dalam truknya. Modus yang dilakukan yakni saat sopir truk melakukan bongkar muat, pelaku diam-diam mengambil dongkrak yang tersimpan di kabin depan.

“Para sopir telah melaporkan kehilangan tersebut, namun satpam setempat sulit untuk mencari pelaku. Aksi pencurian ini akhirnya terbongkar setelah satpam curiga dengan gerak-gerik tersangka,” ungkap Sutikno di ruang kerjanya, Jumat (22/12/2017).

Saat itu ketika proses bongkar muat dilakukan tiba-tiba pelaku datang ke gudang lalu absen pulang. Satpam bernama Sabar Supriyadi (28) yang sudah lama manaruh curiga terhadap tersangka kemudian berpura-pura meminjam motor.

Kendaraan tersebut kemudian dibawa ke belakang dan saat jok dibuka ternyata di dalamnya terdapat sebuah dongkrak warna merah yang harganya berkisar Rp 2.400.000. Sekuriti ini kemudian mengintrogasi pelaku namun ia menyangkal jika dongkrak itu merupakan barang hasil curian.

Petugas keamanan kemudian memanggil sopir dan saat diperlihatkan dongkrak hidrolis tersebut pengemudi truk menyebut perkakas itu miliknya. Setelah dipertemukan dengan sopir yang kehilangan dongkrak tersebut akhirnya pelaku tak bisa berkutik dan mengakui perbuatannya.

“Kalau sopir sudah merasa kehilangan sebanyak 12 kali, namun tersangka mengaku baru 7 kali menjalankan aksinya. Oleh satpam setempat kemudian tersangka diserahkan kepada anggota Bhabinkamtibmas kami untuk diproses secara hukum,” jelasnya.

Pelaku mengaku awalnya mencuri dongkrak hanya coba-coba saja. Namun setelah aksinya yang pertama berhasil kemudian ia keseringan hingga akhirnya tindak pencurian tersebut terbongkar. (Van)

BERITA REKOMENDASI