Kasus Perkelahian Brutal di Temanggung Terungkap

TEMANGGUNG, KRJOGJA.com – Kepolisian Resort Temanggung menangkap SY (20) warga Sleman, dengan sangkaan pelaku penganiayaan di Kranggan Temanggung yang menyebabkan seorang warga meninggal dan 3 lainnya menderita luka dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Kapolres Temanggung AKBP Maesa Soegriwo mengatakan tersangka ditangkap Minggu (23/7/2017) usai melakukan penganiayaan. Kini yang bersangkutan menjalani pemeriksaan di Mapolres Temanggung untuk pengembangan kasus atau mengungkap keterlibatan orang lain dalam aksi tersebut.

"Satu orang sudah jadi tersangka, dia pelaku pengeroyokan, penyidik masih mendalami dan mengembangkan kasusnya," kata Kapolres, Selasa (25/7).

Berdasar keterangan dari tersangka pada penyidik, ungkap Soegriwo, tersangka nekad melakukan penganiayaan karena marah ada warga yang melempar batu dan mengenai bus yang mengangkutnya beserta rombongan pendukung tim sepak bola asal Sleman tersebut. "Tersangka turun bus karena tidak terima bus dilempar batu, dan menyerang warga," katanya.

Dia mengatakan sejumlah barang bukti telah diamankan petugas, termasuk satu unit bus yang mengangkut rombongan pecinta bola tersebut. Selain tersangka, korban penganiayaan dan saksi-saksi yang mengetahui kejadian telah dimintai keterangan penyidik. "Keterangan di dukung surat keterangan hasil pemeriksaan atas para korban dari rumah sakit," katanya.

Diberitakan satu orang meninggal dan tiga orang lainnya mengalami luka akibat perkelahian akibat pengeroyokan yang diduga dilakukan pendukung sepak bola dari Sleman di jembatan Kembar Desa Bengkal dan di Desa Kranggan  Kecamatan Kranggan Temanggung, Minggu (23/7/2017) dini hari.

Waktu kejadian, ada rombongan pendukung sepak bola dari Sleman melintas Temanggung dalam perjalanan dari Banyumas, sesampai di dekat jembatan Kembar di Desa Bengkal mereka mendapatkan tiga pemuda yang kemudian dianiaya. Marga Damar Sabyoto (21), warga Desa Pare RT I RW I Kecamatam Kranggan Temanggung mengalami luka tusuk di punggung, sedangkan Ricky Ari Setyawan warga Dusun Mendirat Desa Pare  Kecamatan Kranggan luka ringan sementara Andre Nur Rahmat warga Desa Pare RT 3/RW 1 Kecamatan Kranggan Kabupaten Temanggung  mengalami luka memar di kepala bagian belakang.

Sesampai di pertigaan Desa Pare Kecamatan Kranggan mereka mendapatkan ada dua pekerja pengepul cabe yang sedang menunggu truk yang akan mengangkut cabe. Mereka menganiaya dengan sajam yang mengakibatkan Nanda (25) warga  Dusun Harjosari RT 5/ RW 7 Desa  Madyocondro Kecamatan Secang Magelang mengalami luka tusuk bagian rusuk sebelah kiri dibawah ketiak. Ia meninggal dalam perjalanan ke menuju ke rumah sakit, sedangkan temannya bisa melarikan diri.

Kapolres Temanggung mengatakan penegak hukum harus menindak tegas pelaku penganiayaan yang mengakibatkan kematian tersebut. "Hukum harus ditegakkan, Polres Temanggung akan tegas," katanya. (Osy)

Baca: Perkelahian Brutal, 1 Tewas 3 Luka

 

 

BERITA REKOMENDASI