Kebun Tebu Dibakar, Pencuri Sapi Lolos dari Kepungan Warga

BANTUL, KRJOGJA.com – Aksi komplotan penjahat spesialis pencurian sapi di Dusun   Ngrancah Desa Sriharjo Imogiri Bantul berhasil digagalkan warga, Kamis (29/6/2017) malam. Sapi milik Sukijo (65) yang sudah berada ditangan pelaku ditinggalkan begitu saja, setelah tahu massa melakukan pengejaran.

Sementara meski lahan tebu tempat pelaku bersembunyi sudah dibakar, hingga Jumat dinihari warga tidak menemukan buruannya. Menghindari kemungkinan terburuk, personel Polsek Imogiri dipimpin AKP Riyono, Sabhara Polres Bantul dan Sat Pol PP Bantul siaga dilokasi kejadian. Sementara regu pemadam kebakaran Bantul malam itu berjibaku menjinakkan api agar tidak melalap kandang klompok itu.

Kasus percobaan pencurian sapi itu pertama kali diketahui saksi Sagino (83) sekitar pukul 19.00. Malam itu saksi bermaksud menengok dua kambingnya di dikandang kelompok. Karena sekitar kandang kelompok gelap, Sagino berjalan pelan dari utara ke selatan. "Waktu saya melewati kandang terdengar suara 'krusak -krusuk', kemudian saya bilang 'ngopo Jo kowe ki'. Awalnya saya kira Sukijo pemilik kandang," jelasnya. merasa tidak ada kejanggalan, saksi kembali melangkahkan kakinya menuju kandangnya. Baru lima meter berjalan, saksi dikejutkan adanya seorang lelaki berperawakan tinggi besar memegang seekor sari.  

Setelah itu, dari kandang milik korban saksi mendengar suara ancaman pemukulan. Menyadari orang didepannya penjahat, saksi lari menuju pos jaga kandang dan memukul kentongan. Dalam sekejap ratusan warga dari berbagai penjuru datang ke lokasi kejadian dengan melengkapi diri dengan pentungan. "Saya tidak tahu jelas muka pelakunya, tetapi dua orang badannya tinggi besar. Begitu saya lari sambil teriak maling dan memukul kentongan, tidak tahu lagi  mereka lari ke lahan tebu atau dimana " ujarnya. Tidak hanya itu pelaku juga mengancam  memukul saksi dengan potongan bambu.

Dalam tempo singkat massa mengepung lahan tebu ditepi dusun tersebut. Tidak hanya itu, entah siapa yang punya ide. Lahan tebu dikawasan itupun dibakar dengan tujuan untuk mempersempit ruang gerak pelaku. Namun hingga Jumat dinihari massa yang mengepung lahan tebu tidak menemukan pelaku. Pemilik sapi, Sukijo mengungkapkan  ketika datang ke kandang sapinya sudah berada diluar. Dijelaskan sapi tersebut dibelinya sekitar 5 bulan lalu seharga Rp 14,5 juta. Dalam kasus itu salah satu anggota Polsek Imogiri sempat melakukan pengejaran pelaku dengan menerabas lahan tebu. Namun karena kondisi gelap , akhirnya kehilangan jejak.

Kapolsek Imogiri AKP Riyono malam langsung memimpin jalannya pencarian. "Dalam kasus ini tentu kami selidiki dalang dibalik percobaan pencurian sapi ini," ujarnya.(Roy)

BERITA REKOMENDASI